28 Mantan Anggota DPRD Kota Malang Divonis 4 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut

Sebanyak 28 dari 40 mantan anggota DPRD Kota Malang rata-rata mendapat vonis 4 tahun penjara dan pencabutan hak politik.

28 Mantan Anggota DPRD Kota Malang Divonis 4 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut
irwan rismawan/tribunnews.com
Tersangka kasus gratifikasi DPRD Kota Malang menggunakan rompi oranye usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Senin (3/9/2018). KPK menetapkan status tersangka kepada 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai bagian dari pengembangan penyidikan dalam perkara dugaan suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNJABAR.ID, SURABAYA- Sebanyak 28 dari 40 mantan anggota DPRD Kota Malang rata-rata mendapat vonis 4 tahun penjara dan pencabutan hak politik.

Vonis terhadap 28 mantan anggota DPRD Kota Malang berkaitan dengan perkara gratifikasi PAPBD Kota Malang tahun anggaran 2015.

Sebanyak 12 anggota DPRD Kota Malang belum mendapatkan vonis dan masih dalam proses sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Kamis (4/4/2019) kemarin, giliran 10 terdakwa mantan anggota DPRD Malang sudah divonis majelis hakim yang dipimpin Cokorda Gede Arthana.

Ke-10 terdakwa divonis lebih dari 4 tahun penjara. Tujuh terdakwa divonis dengan hukuman yang yakni masing-masing 4 tahun 1 bulan penjara.

Jalan Alternatif Penghubung Sumedang-Indramayu-Subang Ambles 4 Meter, Lalu Lintas Lumpuh

Mengenal Hashim Djojohadikusumo, Orang ke-35 Terkaya di Indonesia dan Adik Prabowo Subianto

Mereka adalah Arief Hermanto, Choeroel Anwar, Suparno Hadiwibowo, Erni Farid, Teguh Mulyono, Choirul Amri, dan Harun Prasodjo.

Khusus Sony Yudhiarto dan Teguh Puji Wahyono, keduanya masing-masing divonis 4 tahun 2 bulan. Sementara Mulyanto divonis 4 tahun 6 bulan.

"Semua tedakwa dikenakan denda sebesar Rp 200 juta subsider 1 bulan penjara," ucap Cokorda Gede Arthana.

Para terdakwa disebut terbukti melanggar pasal 12 a dan pasal 12 b nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

"Yang meringankan, semua terdakwa mengakui perbuatannya, dan tidak berbelit-belit, sementara pertimbangan yang memberatkan para terdakwa, yakni tak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi, serta merusak marwah dan citra DPRD kota Malang," kata Cokorda.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved