Siswa SDN 106 Ajitunggal Cijambe Perlu Persiapan USBN, Disdik Kota Bandung Upayakan Solusi Terbaik

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung terus berupaya menginventarisir seluruh kerugian sarana dan prasana yang rusak akibat musibah banjir bandang.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Cipta Permana
Proses penanganan sisa material dampak banjir bandang di SDN 106 Ajitunggal Cijambe yang dilakukan oleh para petugas gabungan SKPD Kota Bandung, Selasa (2/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung terus berupaya menginventarisir seluruh kerugian sarana dan prasana yang rusak akibat musibah banjir bandang.

Selain itu Disdik juga menyiapkan sejumlah solusi agar kegiatan belajar mengajar bagi para siswa di SDN 106 Ajitunggal Cijambe dapat kembali berjalan normal.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bandung, Hikmat Hidayat, mengatakan pihaknya akan menggelar rapat guna membahas masalah banjir bandang tersebut, sebab siswa-siswi SD Ajitunggal perlu melanjutkan kegiatan belajarnya.

"Rapat tersebut untuk mencari rencana matang, bagaimana kami selanjutnya memperbaiki hal-hal yang rusak ini. Tapi saya bersyukur karena semua elemen masyarakat di wilayah ini turun langsung memperbaiki sekolah,” ujar Hikmat saat meninjau sekolah terdampak banjir tersebut, Selasa (2/4/2019).

Terlebih menurutnya, kurang dari waktu satu bulan mendatang, para siswa di SDN 106 Ajitunggal Cijambe tersebut akan melaksanakan Ujian Nasional Bertaraf Nasional (USBN). Sehingga menurutnya, tidak mungkin Pemkot Bandung dapat memulihkan kerusakan yang ditimbulkan di sekolah tersebut dalam waktu singkat.

Pemkot Bandung Berikan Sejumlah Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir Bandang di Kawasan Cijambe

Untuk itu, pihaknya berupaya mencari lokasi alternatif, untuk bisa digunakan para siswa SDN 106 Ajitunggal Cijambe melaksanakan USBN sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Infrastrukturnya tidak memungkinkan (Untuk menggelar USBN). Jadi kami dan tim sudah mencari lokasi alternatif bagi mereka,” ucapnya.

Untuk Pesiapan USBN

Disinggung mengenai persiapan bagi para siswa tersebut untuk menghadapi, Hikmat mengaku pihaknya juga sedang mencari solusi agar para murid tetap dalam kondisi siap, di antaranya dengan menggelar berbagai latihan soal ujian, yang dapat dipelajari di rumah melalui berbagai situs internet.

“Sekarang dengan berbasis komputer itu kan bisa belajar, jadi mudah-mudahan saja anak-anak tidak trauma dan bisa mengikuti UN dengan normal,” katanya

Sementara itu, Kepala SDN 106 Ajitunggal Cijambe, Dwi Windiarti mengatakan, akibat banjir yang melanda sekolahnya tersebut, ia terpaksa meliburkan seluruh peserta dan tenaga pendidik hingga dua hari kedepan atau 4 April mendatang hingga ruang belajar kelas dapat kembali digunakan. Namun jika kondisi sekolah masih belum dapat dipergunakan, para siswa akan belajar di tempat lain sementara waktu.

Ia pun mengaku terdapat beberapa tawaran lokasi alternatif untuk kegiatan belajar mengajar dari berbagai pihak, seperti di Gedung Serba Guna RW 4 atau SDN Bina Harapan.

Dinas PU Kota Bandung Prediksi Penanggulangan Bencana Banjir Bandang Cijambe Tuntas dalam 2 Hari

"Kalau ke Bina Harapan kasihan anak-anak harus menyebrang. Kita tadi usulkan pindah ke PGRI, karena saat sekolah dulu di renovasi, para siswa sementara belajar di sana," ujarnya saat ditemui di Balai Pertemuan RW 06 Cijambe, Kelurahan Pasir Endah, Ujung Berung, Kota Bandung, Selasa (2/4/2019).

Dwi menambahkan, prioritas utama pihaknya saat ini, yaitu merelokasi kegiatan belajar mengajar bagi para siswa kelas 6, dimana pada tanggal 22-24 April mendatang mereka akan di hadapkan pada ujian. Apalagi saat ini, terdapat 166 siswa kelas 6 dari total 863 peserta didik di sekolahnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved