Kabut Asap Tebal di Dumai Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Dirasakan Warga Makin Parah
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Dumai, Riau, belum bisa diatasi, bahkan sebagian warga menilai kondisinya makin parah.
TRIBUNJABAR.ID, PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Dumai, Riau, belum bisa diatasi, bahkan sebagian warga menilai kondisinya makin parah.
Dikutip dari Kompas.com, kabut asap tebal tersebut seakan mulai menyelimuti kota minyak itu, Jumat (29/3/2019).
Menurut pengakuan warga, kabut asap hari ini sangat parah jika dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.
"Pagi ini paling parah. Asapnya tebal sekali," kata Edi (50), salah satu warga Dumai yang ditemui Kompas.com, Jumat.
Dia mengatakan, kabut asap ini akibat kebakaran lahan gambut.
"Ini asap kebakaran lahan. Kemarin tidak separah ini. Hari ini parah sekali," kata Edi.
Kabut asap itu pun sudah berdampak ke kesehatan dirinya.
• Umuh Muchtar Minta GBLA Dibongkar, Persib Bandung Berkandang di Jalak Harupat Musim Depan
Edi mengaku sesak napas dan mata perih.
"Ada sesak dan mata perih. Ya, wajarlah karena kabut asapnya separah ini," kata dia.
Andra (25), warga lainnya juga mengaku kabut asap saat ini mengkhawatirkan.
Sebab, sangat berbahaya terhadap kesehatan.
"Asap kebakaran lahan ini kan bahaya," ujar dia.
Dia juga menyebut, kondisi kabut asap sangat parah dibandingkan sebelumnya.
Kini, di pusat kota sangat parah.
"Kalau paling parah itu waktu pagi. Siangnya sedikit berkurang karena ditiup angin. Kan Dumai ini dekat dengan laut," kata Andra.
• Kabar Bojan Malisic Bakal Dicoret Omong Kosong, Persib Bandung Justru Disebut Ingin Tambah Pemain
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kabut-asap-tebal-terlihat-di-pusat-kota-dumai.jpg)