Jerinx SID Pajang Fotonya Bersama Anak Pelaku Bom Bali Amrozi, Bikin Status Begini soal Terorisme

Terkenal dengan cuitan-cuitannya di media sosial Twitter yang selalu kontroversial, namun aktivitas cuitan Jerinx SID tersebut selalu dinantikan. . .

Jerinx SID Pajang Fotonya Bersama Anak Pelaku Bom Bali Amrozi, Bikin Status Begini soal Terorisme
Instagram @jrxsid
Jerinx SID. 

TRIBUNJABAR.ID - Musisi asal Bali, sekaligus drummer band bergenre punk Superman Is Dead, I Gede Ari Astina alias Jerinx SID belakangan ini selalu menjadi pusat perhatian publik.

Terkenal dengan cuitan-cuitannya di media sosial Twitter yang selalu kontroversial, namun aktivitas cuitan Jerinx SID tersebut selalu dinantikan warganet.

Contohnya saja seperti cuitan-cuitan Jerinx SID soal RUU Permusikan, reklamasi Teluk Benoa, dan politik. Suka atau tidak suka, publik selalu memperhatikan setiap aktivitas cuitannya di Twitter.

Baru-baru ini, Jerinx SID mengunggah aktivitasnya saat berada dalam sebuah forum yang diberi nama "The Nexus Between Freedom of Religion and Expression in South East Asia" di Nusa Dua, Bali.

Adapun pada unggahannya di akun Instagram pribadinya @jrxsid, Jerinx SID tampak memajang fotonya bersama anak almarhum Amrozi (pelaku bom Bali) bernama Mahendra.

Foto Jerinx SID bersama Mahendra anak Amrozi itu diberi kepsyen yang menjelaskan tentang alasan adanya terorisme di Indonesia.

"Bersama Mahendra, anak alm. Amrozi pelaku bom Bali yg terjadi 100 meter dari rumah saya, membinasakan ekonomi Bali dan menghilangkan dua nyawa teman saya.

Jerinx SID Sindir Habib Bahar bin Smith yang Berani Mengancam Jokowi, Bikin Status Guyonan

Dalam diskusi The Nexus Between Freedom of Religion and Expression in South East Asia di Nusa Dua tadi, saya banyak belajar jika terorisme tumbuh subur karena ketidakadilan sistem. Dan ia bisa dicegah jika kita membuka cakrawala dan mengisinya dengan keadilan bagi semua umat manusia. Tanpa terkecuali.

Baik pelaku maupun korban, kita semua adalah korban dari politik global yg sangat liar, dingin dan abu-abu.

Banyak anggota keluarga para alm. teroris terpaksa ikut jadi teroris karena pemerintah tidak memberi mereka opsi yg lebih baik.

Halaman
12
Penulis: Fauzie Pradita Abbas
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved