Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat Boeing 737 Max 8 Ethiopia Airlines Tangisi Peti Kosong

Sebab, para korban tewas dalam ledakan besar yang dipenuhi api ketika pesawat meluncur ke tanah beberapa menit setelah lepas landas.

Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat Boeing 737 Max 8 Ethiopia Airlines Tangisi Peti Kosong
AFP/SAMUEL HABTAB
Keluarga korban kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines menangisi peti mati kosong selama pemakaman massal di Katedral Holy Trinity di Addis Ababa, Etiopia, Minggu (17/3/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, ADDIS ABABA - Pada Minggu (17/3/2019), rekan dan kerabat korban tewas jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines di Etiopia berkumpul.

Sepekan setelah peristiwa nahas yang menewaskan 157 orang itu, ada belasan peti yang pada hari itu dibawa ke Holy Trinity Cathedral di Addia Ababa untuk menerima penghormatan terakhir.

Diwartakan kantor berita AFP, peti mati terbungkus bendera Etiopia dibawa ke katedral dengan iring-iringan mobil jenazah berwarna hitam.

Ratusan pelayat berkumpul, mereka terisak-isak dan memegang foto orang yang mereka sayangi.

Imam melantunkan doa dan menyebut nama-nama dari 9 penumpang dan 7 awak pesawat, termasuk Kapten Pilot Yared Getachew.

Sementara itu, penghormatan secara terpisah digelar di situs pemakaman muslim untuk co-pilot Ahmed Nur Mohammod Nur.

"Apa saya tidak bisa lupakan, dia meninggalkan anaknya yang berusia 8 bulan dan tidak kembali," kata Meselech Petros, kakak dari korban penumpang Ethiopian Airlines.

Kesamaan Jatuhnya Pesawat Lion Air & Ethiopian Airlines, Dugaan Mengarah ke Sistem Hidung Pesawat

Pria Bulgaria Ketahuan Bobol ATM, Kejar-kejaran dengan Petugas, Tertangkap Setelah Tabrak Warga

Pesawat Boeing 737 Max 8
Pesawat Boeing 737 Max 8 (Aviation International News)

Laporan New York Times menyebutkan, para pelayat itu tidak menguburkan jenazah korban. Banyak keluarga yang tidak lagi berharap mendapat sisa-sisa jenazah orang terkasih.

Sebab, para korban tewas dalam ledakan besar yang dipenuhi api ketika pesawat meluncur ke tanah beberapa menit setelah lepas landas.

Sebagai pengganti jenazah, petugas meletakkan tanah dari lokasi kecelakaan pesawat.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved