Kasus Habib Bahar bin Smith

Habib Bahar bin Smith kepada Jokowi: Dia Akan Rasakan Pedasnya

Habib Bahar bin Smith yang menjadi terdakwa kasus penganiayaan dua remaja langsung mengeluarkan pernyataan bernada "ancaman" kepada Presiden Jokowi.

Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: Fauzie Pradita Abbas
ISTIMEWA
Habib Bahar bin Smith 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Habib Bahar bin Smith yang menjadi terdakwa kasus penganiayaan dua remaja langsung mengeluarkan pernyataan bernada "ancaman" kepada Presiden Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi.

Pernyataannya soal Jokowi itu dikatakan Habib Bahar bin Smith saat ia ditemui sejumlah wartawan seusai menjalani sidangnya yang beragendakan pembacaan tanggapan tertulis dari Jaksa Penuntut Umum atas eksepsi dari tim kuasa hukum terdakwa.

"Saya sampaikan kepada Jokowi, tunggu saya keluar. Ketidakadilan hukum, ketidakadilan hukum dari Jokowi, akan dia rasakan pedasnya," kata Habib Bahar bin Smith saat keluar ruangan sidang di Gedung Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bandung, Jalan Ambon, Kota Bandung, Kamis (14/3/2019).

 Massa Pendukung Habib Bahar Sudah Berkumpul di Lokasi Sidang, Ada Spanduk #KAMIBERSAMAHABIBBAHAR

Adapun Habib Bahar bin Smith mengatakan hal tersebut sembari berjalan keluar dari ruang persidangan.

Ketika itu, Habib Bahar bin Smith tetap dikawal sejumlah personel Kepolisian.

Pada persidangan tersebut,  Jaksa Penuntut Umum menolak seluruh eksepsi yang disampaikan tim kuasa hukum terdakwa pada persidangan sebelumnya (6/3/2019).

 Bacakan Eksepsi, Kuasa Hukum Minta agar Bahar bin Smith Dibebaskan, Sebut Dakwaan Cacat Hukum

 Sempat Viral Hingga Membuat Pengacara Habib Bahar Terdiam, Ketua Majelis Hakim Tanggapi Begini

Pernah Jadi Tersangka Kasus Lain

Presiden Jokowi dan Habib Bahar bin Smith
Presiden Jokowi dan Habib Bahar bin Smith (Kolase Tribun Jabar/Kompas.com - KOMPAS/WISNU WIDIANTORO)

Sementara itu, Habib Bahar bin Smith pernah membuat publik heboh saat muncul cuplikan ceramahnya yang menuai respons negatif dari pihak-pihak yang kontra dengan ceramahnya tersebut, ia dianggap menghina presiden RI Jokowi dengan menyebut Jokowi sebagai 'banci'.

Kala itu, Habib Bahar bin Smith berkata bahwa Presiden Jokowi, yang adalah kader PDIP, sebagai pengkhianat bangsa, negara, dan rakyat.

Adapun Habib Bahar bin Smith, dalam tayangan video yang menjadi trending topic itu, menyebut Jokowi sebagai banci.

"Kalau ketemu Jokowi kamu buka celananya, jangan-jangan haid Jokowi itu, seperti banci," kata Habib Bahar bin Smith dalam video tersebut.

 Habib Bahar bin Smith Ternyata Berteman dengan Pendeta, Ceramah Meledak-ledak Tapi Humoris

Soal ucapannya pada ceramah tersebut, Habib Bahar bin Smith memberikan penjelasan soal ceramahnya yang dianggap kontroversial itu.

Habib Bahar bin Smith tiba di gedung Bareskrim Polri Jakarta.
Habib Bahar bin Smith tiba di gedung Bareskrim Polri Jakarta. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Pada saat reuni akbar alumni 212, Habib Bahar bin Smith berkesempatan menyampaikan pidato soal alasan mengapa ia membuat pernyataan kontroversi untuk Presiden Jokowi.

Selain itu, Habib Bahar bin Smith pernah mengatakan, ia bersikukuh tidak akan meminta maaf kepada Jokowi dan memilih membusuk dalam penjara, andaikan ia benar-benar dipenjara.

“Saya sampaikan kenapa saya berkata seperti itu karena kita lihat dalam peristiwa 4 November 2016 para ulama dan habaib diberondong gas air mata, tapi Presiden malah kabur. Kalian yang melaporkan saya, jika hal itu akhirnya dianggap kesalahan maka saya tidak akan minta maaf, lebih baik saya busuk di dalam penjara." kata Habib Bahar bin Smith dilansir dari Tribunnews.com.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved