Penderita Penyakit DBD di Kota Tasikmalaya Capai 141 Kasus, Dinkes Nyatakan Belum KLB
Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya terus bertambah.
Penulis: Isep Heri Herdiansah | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya terus bertambah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Cecep Zaenal Holis menyebutkan berdasarkan catatan pihaknya di 2019 hingga di pekan kedua bulan ini sudah ditemukan lebih dari serstus kasus.
"DBD secara kumulatif selama 3 bulan terakhir ini sebayak 141 kasus," katanya saat ditemui di lingkungan Balai Kota, Selasa (12/3/2019).
Hingga saat ini pihaknya belum menerapkan status KLB DBD di Kota Tasikmalaya.
Pasalnya bila melihat indikator angka tersebut belum masuk dalam kategori KLB.
• Tangkal Penyebaran DBD, Dinkes Kota Tasikmalaya Ajak Masyarakat Terapkan PSN Plus
Sejauh ini, kata dia belum ada kasus kematian akibat virus yang ditularkan nyamuk aegis aegyti tersebut.
Meski sebelumnya ada beberapa kabar yang mengisukan ada korban meninggal akibat DBD di Kota Tasikmalaya, Cecep membantahnya.
• Dinkes Kota Cimahi Pantau 23 Jenis Penyakit Saat Musim Pancaroba
"Memang baru disangka kemarin tapi setelah diteliti bukan karena DBD," ujarnya.
Dia pun mengimbau masyarakat berperan aktif untuk meminimalisir pertambahan kasus DBD dengan menerapkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara teratur.
• Situasi Terkini Jalak Harupat Jelang Persib Bandung vs Perseru Serui, Efek Boikot Bobotoh, Sepi Bray
• Prediksi Starting Line Up Persib Bandung vs Perseru Serui, Maung Bandung Pincang