Ternyata Ini Remaja Indonesia Penggerak Kampanye Bye Bye Plastic Bag yang Mendunia

Melati Wijsen membuat gerakan Bye Bye Plastic Bag pada 2014, dimana saat itu usianya baru 12 tahun.

Ternyata Ini Remaja Indonesia Penggerak Kampanye Bye Bye Plastic Bag yang Mendunia
Tribunjabar/Putri Puspita Nilawati
Melati Wijsen founder Bye Bye Plastic Bag 

Melati dan Isabel pun memulai dengan ide tidak menggunakan sampah plastik. Melati mengatakan ia tidak mau menunggu hingga dewasa untuk membuat perubahan.

Sebagai generasi muda yang akan menempati bumi lebih lama, Melati tidak mau masa depannya di bumi dihancurkan oleh masalah sampah plastik.

"Saat ini sudah ada 40 negara yang sudah bebas sampah plastik dan Indonesia pasti bisa untuk seperti negara lain," ujar Melati.

Setelah memiliki konsep Bye Bye Plastic Bag, Melati membuat petisi online dimana semua idenya dituangkan di petisi tersebut.

Melati tak menyangka petisi yang dibuatnya justru banyak didukung oleh berbagai kalangan masyarakat di berbagai belahan dunia dan mendapat dukungan dari 6.000 orang hanya dalam waktu selama 24 jam.

Melati pun mulai bergerak mengedukasi berbagai kalangan di lingkungan tempat tinggalnya. Ia mulai berjalan ke warung dan mini market untuk memberikan tas daur ulang sebagai pengganti kantung plastik.

"Anak muda itu 100 persen dari masa depan dan kita bisa jadi bagian dari sejarah untuk mengubah bumi menjadi lebih baik," ujar Melati.

Pak SBY Menyampaikan, Kondisi Ibu Ani Yudhoyono Masih Stabil

Kampanye bye-bye plastik bag telah didengar oleh dunia, Melati dan Isabel bahkan pernah diundang oleh PBB untuk menjadi pembicara di hadapan pempimpin dunia membahas soal masalah plastik.

Cerdas, aktif, dan enerjik begitu kuat terlihat pada diri Melati Wijsen yang begitu antusias membagikan edukasi soal masalah sampah plastik saat ini.

Saat ini Melati telah berbicara di hadapan lebih dari 15.000 pelajar di 10 negara dengan 5 bahasa berbeda

Gerakan Bye-Bye Plastic bag juga telah diikuti oleh generasi muda di Australia, New York, Myanmar, China, Filipina, dan Bandung.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved