Di Sidang Perdana, Neneng Hasanah Yasin Sudah Hamil 7 Bulan, Begini Permohonannya kepada Hakim

Mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, terdakwa penerima suap senilai Rp 10 miliar dari Satriadi, Edi Dwi Soesianto dan Bartholomeus Toto

Di Sidang Perdana, Neneng Hasanah Yasin Sudah Hamil 7 Bulan, Begini Permohonannya kepada Hakim
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin (kanan) dan Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Neneng Rahmi Nurlaili saat akan menjalani sidang perdana, Rabu (27/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, terdakwa penerima suap senilai Rp 10 miliar dari Satriadi, Edi Dwi Soesianto dan Bartholomeus Toto dari PT Lippo Cikarang selaku pemilik saham terbesar proyek Meikarta, menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (27/2/2019) dalam kondisi hamil 7 bulan.

Neneng hadir di persidangan mendengarkan dakwaan dari jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia didakwa melanggar Pasal 12 huruf b dan Pasal 11 Undang - undang Pemberantasan Tipikor.

"Prediksi hari kelahiran Bu Neneng pada April nanti. Kami dari tim penasehat hukum Bu Neneng meminta perhatiannya dari majelis hakim. Karena nanti rencana lahiran lewat operasi dan untuk pemulihannya butuh waktu lebih dari 1 minggu," ujar salah satu anggota tim penasehat hukum Neneng Hasanah Yasin.

Sidang kasus ini akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. Sidang digelar setiap Senin dan Rabu. Menanggapi permintaan tim penasehat hukum Neneng, jaksa KPK turut memahaminya.

"Terdakwa Neneng Hasanah Yasin memang sedang hamil dan itu kami ikuti penanganan medis dari Rutan ‎ Perempuan Bandung. Termasuk tim dokter dari KPK juga ikut memantau d‎an menangani," ujar Dody Sukmono, jaksa KPK.

Pantauan Tribun, Neneng bisa mengikuti persidangan dengan baik selama kurang lebih 1 jam. Hanya saja, Neneng yang duduk di kursi di depan majelis hakim, tampak sering mengubah posisi duduknya.

Pengacara Ahmad Dhani Ajukan Permohonan Penangguhan Penahanan, Fadli Zon Jadi Penjamin

Dody menambahkan, untuk teknis persidangan jika nanti Neneng melahirkan pada April, akan dikoordinasikan kemudian dengan majelis hakim.

"Ya itu nanti akan dikoordinasikan dengan majelis hakim teknis persidangannya," ujarnya.

Neneng merupakan terdakwa penerima suap. Selain Neneng, terdakwa penerima suap lainnya yakni Kepala Dinas PUPR Jamaludin, Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Neneng Rahmi Nurlaili, Kepala Dinas PTSP Dewi Kaniawati serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemka Bekasi, Sahat Banjarnahor.

Adapun pemberi suap yakni Billy Sindoro, Fitradjaja Purnama, Henry Jasmen dan Taryudi. Sidang ke empatnya masih bergulir di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, dengan agenda pembelaan dari ke empat terdakwa. Sidang pembacaan pembelaan akan digelar sore nanti‎.


'

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved