Jumat, 8 Mei 2026

Pada Valentine Tahun Ini, Penjualan Bunga Segar Turun Drastis di Palasari Bandung

kebiasaan saling memberi bunga pada hari Valentine tidak berbuah manis bagi para pedagang bunga di Pasar Bunga Palasari, Kota Bandung.

Tayang:
Penulis: Ery Chandra | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Ery Candra
Suasana di Pasar Bunga Palasari, Kota Bandung. Seorang sedang menjelaskan jenis bunga yang dicari calon pembeli, Kamis (14/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Momen hari kasih sayang atau lebih dikenal dengan hari Valentine di antaranya identik dengan bunga yang biasanya dijadikan hadiah istimewa.

Meski begitu, kebiasaan saling memberi bunga pada hari Valentine tidak berbuah manis bagi para pedagang bunga di Pasar Bunga Palasari, Kota Bandung.

Bisnis bunga segar pada tepat pada hari Valentine, Kamis (14/2/2019), seolah 'layu'.

Pedagang bunga Mekar Jaya, Sarta Zamaludin (32), mengaku pada momen Valentine tahun ini penjualan bunga turun dratis dibandingkan tahun lalu.

Menurutnya, tahun lalu, pembeli bunga di tokonya ramai menjelang siang hari.

"(Hari ini, red) Bayangkan dari pagi baru tiga orang yang datang. Padahal, biasanya bisa habis 50 kodi bunga paling sedikit seperti tahun kemarin," ujar Sarta, di Jalan Palasari, Kota Bandung, Kamis (14/2/2019).

Siswa SMA di Bandung Tak Peduli Hari Valentine, Jadwal Sekolah Pun Sudah Padat, Tak Punya Waktu Lagi

7 Rekomendasi Bunga Beserta Artinya untuk Hadiah Valentine, Cocok untuk Pacar, Sahabat, dan Keluarga

Sarta menduga satu di antara penyebabnya adalah imbauan dari Dinas Pendidikan bagi pelajar di Kota Bandung agar tidak merayakan hari Valentine.

Padahal, menurutnya, mayoritas yang membeli bunga  di tokonya pada Valentine tahun lalu adalah pelajar.

"Bisanya tiga hari menjelang Valentine mulai banyak yang beli. Sekarang beda jadi berkurang. Sangat berpengaruh kami yang jualan bunga," kata Sarta.

Hal serupa dialami pedagang bunga Rahayu Florist, Misbah Hanif (29) mengeluhkan sejak pagi menjelang siang pembeli bisa dihitung dengan jari.

Padahal, jika dibandingkan dengan hari biasa atau perayaan serupa tahun lalu lebih ramai. "Bingung juga kok Valentine sekarang sepi yang beli," ujar Misbah.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved