Kamis, 9 April 2026

Pasutri Muda Diduga Tipu Ratusan Warga Banjaran Lewat Lelang Arisan, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Ratusan warga Kabupaten Bandung diduga menjadi korban penipuan berkedok 'Lelang Arisan' yang dilakukan sepasang suami istri muda

Penulis: Mumu Mujahidin | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Salah satu korban Lelang Arisan menunjukan barang bukti penipuan yang telah dilakukan pasangan suami istri A dan M di Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, BANJARAN - Ratusan warga Kabupaten Bandung diduga menjadi korban penipuan berkedok 'Lelang Arisan' yang dilakukan oleh pasangan suami istri ( pasutri) muda berinisial A dan M di Banjaran, Kabupaten Bandung.

Salah satu korban Lelang Arisan bodong asal Desa/Kecamatan Banjaran Renaldy Gunawan (24) mengatakan, dirinya mengalami kerugian Rp 5 juta akibat Lelang Arisan tersebut. Dirinya mengikuti lelang arisan tersebut awal Februari lalu.

"Kalau saya mah masukin uang Rp 5 juta, pada awal Februari terus katanya dalam waktu tiga hari saya bisa narik (uang arisan) jadi Rp 7 juta. Untung Rp 2 juta, sekarang sudah beberapa hari uang saya enggak kembali," tuturnya saat ditemui di Soreang, Sabtu (9/2/2019).

Renaldy mengungkapkan, lelang arisan ini diikuti oleh ratusan para member. Setiap member yang ikut Lelang Arisan ini diiming-imingi keuntungan jutaan rupiah dalam beberapa hari setelah memasukan uang kepada pelaku. Menurutnya lelang arisan ini sudah berlangsung setahun ke belakang.

"Iming-imingnya mendapatkan keuntungan banyak. Misalkan masuk uang Rp 20 juta dalam 3 hari bisa narik Rp 25 juta. Kalau saya memasukan uang Rp 5 juta terus dalam tiga hari saya bisa narik hingga Rp 7 juta," ungkapnya.

Renaldy mengaku tertarik mengikuti lelang arisan tersebut setelah diberitahu oleh saudaranya yang juga ikut lelang arisan tersebut. Ia menitipkan uang arisan tersebut kepada saudaranya yang sudah beberapa kali ikut penarikan arisan.

"Kalau saya ikutan Rp 5 juta saudara saya Rp 15 juta. Sampai sekarang uang kami belum kembali totalnya Rp 20 juta," ujarnya.

Renaldy, mengaku saudaranya pernah beberapa kali narik dengan keungtungan Rp 10 persen dan terus ikut lelang arisan tersebut hingga beberapa kali. Namun untuk yang terakhir saudaranyan tersebut memasukan uang hingga Rp 15 juta dan belum kembali.

Renaldy menuturkan tidak hanya dirinya, yang terkena tipu lelang arisan tapi ratusan orang dari Banjaran dan warga Bandung Raya lainnya juga banyak yang terkena tipu oleh lelang arisan bodong tersebut. Kerugian yang dialami para korban variatif dari mulai Rp 5 juta hingga ada yang mencapai Rp 1,5 miliar.

"Jumlah korbannya ratusan tidak hanya dari Banjaran saja tapi juga warga lainnya dari Cililin, Cikutra Tasikmalaya dan banyak lagi. Jumlah kerugiannya bermacam-macam, ada yang mencapai Rp 500 juta sampai Rp 1,5 miliar," pungkasnya. (mud)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved