10 Hal Tabu yang Harus Dihindari di Perayaan Tahun Baru Imlek

Alasan di balik jelas. Anda pasti tidak ingin membawa sial diri sendiri atau membawa kemalangan ke orang yang Anda cintai.

Editor: Ravianto
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Sepasang kekasih keturunan Tionghoa menyalakan lilin saat melakukan sembahyang di Vihara Dharma Ramsi, Gang Ibu Aisyah, Jalan Cibadak, Kota Bandung, Jumat (16/2/2018) dinihari. Pada prosesi sembahyang Imlek di vihara itu, 400 lilin berukuran raksasa dinyalakan untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2569 yang jatuh pada 16 Februari 2018. 

Namun saat hari H, bersih-bersih dianggap tabu.

Membuang sampah justru dipercaya bisa membuang hoki.

4. Jangan gunakan gunting, pisau, atau benda tajam lain

Ilustrasi
Ilustrasi (www.hikariscissors.com)

Di jaman dulu, larangan ini diberlakukan untuk memberikan istrirahat pada wanita.

Benda tajam dipercaya bisa memotong aliran keberuntungan.

Hal ini ini menjadi alasan mengapa kebanyakan salon tutup saat perayaan Imlek.

Salon akan kembali dibuka saat masa liburan berakhir.

5. Jangan pergi ke rumah orangtua istri

Secara tradisional, wanita yang menikah akan tinggal bersama keluarga suaminya.

Saat perayaan Imlek, wanita tersebut akan merayakannya bersama keluarga sang suami.

Pergi ke rumah orang tua istri saat Imlek bisa diartikan ada masalah dalam pernikahan.

Mengunjungi keluarga perempuan haruslah dilakukan di hari kedua, dengan membawa anak-anak serta kado.

6. Jangan menagih utang

Semua orang yang merayakan Imlek haruslah bebas dari kekhawatiran.

Maka menagih utang di hari itu bisa merusak suasana sekaligus membawa kejelekan bagi kedua belah pihak.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved