Launching Bus Sakoci Mundur, Begini Tanggapan Mojang Jajaka Kota Cimahi
Mojang Jajaka Kota Cimahi menyayangkan, melesetnya launching bus wisata Saba Kota Cimahi (Sakoci)
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Mojang Jajaka Kota Cimahi menyayangkan, melesetnya launching bus wisata Saba Kota Cimahi (Sakoci) yang akan dilaunching Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora).
Lauching bus wisata yang mengusung konsep art deco ini seharusnya dilaunching Pemerintah Kota Cimahi pada 19 Januari 2019, namun pelaksanaannya mundur dan rencananya akan dilaunching pada 10 Februari 2019.
Mojang Jajaka Kota Cimahi tahun 2017, Prinsa Shafira Mandagie (20) misalnya, ia menyayangkan mundurnya launching bus wisata tersebut karena sudah banyak calon wisatawan dan masyarakat Kota Cimahi yang menunggu dan ingin menikmati bus Sakoci tersebut.
"Kehadiran sakoci ini kan diharapkan menjadi icon Kota Cimahi. Semoga Disbudparpora bisa segera menyelenggarakan launching bus wisata tersebut," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Minggu (3/2/2019).
Wanita yang akan menjadi pemandu wisata di Kota Cimahi ini juga berharap, launching bus Sakoci bisa terealisasi dengan baik dan waktu launchingnya diharapkan tidak meleset lagi.
"Kemaren akan sudah ada wacana launching Sakoci pada 19 Januari cuma meleset. Ya sebetulnya sangat disayangkan sekali. Mudah-mudahan launchingnya tidak mundur atau meleset lagi," katanya.
• Begini Tugas Relawan Demokrasi pada Pemilu 2019, di Jabar Ada 1.485 Orang
Sementara menurut Duta Budaya Kota Cimahi, Syntya Marlina, mundurnya launching bus tersebut karena kurangnya persiapan dan kurangnya sumber daya manusia, terlebih untuk mengadakan launching tersebut tidak akan mudah.
"Adanya keterlambatan untuk launching karena kan launching memang tidak gampang. Jadi pemandu wisatanya juga harus sudah ada, sehingga pas launching semuanya sudah siap," katanya.
Wanita yang pernah menjadi juara 2 Wanoja Jawa Barat 2017 dan juara kameumeut Mojang Cimahi 2016 ini, mengatakan, nantinya ia juga akan menjadi pemandu wisata ketika bus Sakoci sudah mulai beroperasi.
"Saya juga nanti akan masuk menjadi pemandu wisata Sakoci, tapi pelatihannya baru akan dimulai pada tanggal 13 hingga 17 Februari dan pengukuhan strukturalnya tanggal 20 hingga 23 Februari," katanya.
Kisah Adik Menjadi Punggawa Panurung Gedung Negara, Berdiri Bawa Tombak Tak Boleh Bergerak https://t.co/euyCRaYsIW via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) February 3, 2019
Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Budi Raharja, mengatakan, melesetnya launching bus Sakoci tersebut karena hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemasangan kelengkapan pada bus tersebut agar bisa menarik perhatian masyrakat.
"Iya (meleset) karena ada beberapa fasilitas yang belum lengkap, seperti pemasangan televisi dan buku-buku sejarah, kita akan lengkapi dulu," ujar Budi saat dihubungi Tribun melalui sambungan telepon, Minggu (3/2/2019).
Pemasangan kelengkapan berbagi fasilitas tersebut, lanjutnya, berdasarkan instruksi dari Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna yang mengingkan bus berkonsep art deco itu memiliki fasilitas yang lengkap saat dilakukan launching nanti.
