Waspada DBD
Kasus DBD di Kabupaten Cirebon Meningkat Dua Kali Lipat Dalam Waktu Sepekan
Kasus demam berdarang dengeu (DBD) di Kabupaten Cirebon meningkat dua kali lipat dalam waktu sepekan.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Cirebon meningkat dua kali lipat hanya dalam waktu sepekan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana, mengatakan, pada pekan lalu terdapat laporan 15 kasus DBD.
Namun, pekan ini jumlah laporan tersebut meningkat tajam menjadi 33 kasus.
"Kasus DBD pada Januari 2019 juga meningkat dibanding tahun sebelumnya," kata Nanang Ruhyana melalui sambungan telepon, Rabu (30/1/2019).
Ia mengatakan, pada Januari 2018 hanya terdapat 27 kasus DBD di Kabupaten Cirebon.
Data-data tersebut didapat dari sejumlah rumah sakit se-Kabupaten Cirebon.
Karenanya, pihaknya memastikan seluruh pasien yang terjangkit DBD telah mendapatkan perawatan medis.
"Mereka sudah dirawat, paling banyak di RSUD Waled, RSUD Arjawinangun, dan RS Mitra Plumbon," ujar Nanang Ruhyana.
Menurut dia, kasus DBD paling banyak terjadi di Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon.
Pihaknya mendapat laporan tujuh kasus DBD di kecamatan yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah itu.