Waspada DBD

Dua Pasien DBD Meninggal Dunia di RSUD Sumedang dalam Dua Bulan Terakhir

Dalam dua bulan terakhir dua pasien meninggal dunia akibat DBD di RSUD Sumedang dalam dua bulan terakhir.

Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Seorang anak pasien demam berdarah tengah dirawat di RSUD Sumedang, Kamis (24/1/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, mengatakan, ratusan pasien demam berdarah dengue (DBD) yang dirawat sejak Oktober 2018 merupakan warga di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Sumedang.

Humas RSUD Sumedang, Iman Budiman, mengatakan, pasien yang dirawat di rumah sakit dari seluruh kecamatan ini, sebagian besar merupakan kawasan padat penduduk.

"Kawasan yang padat penduduk ini, sebagian besar berperilaku hidup tidak bersih dan tidak sehat," kata Iman Budiman kepada Tribun Jabar di RSUD Sumedang, Jalan Prabu Geusan Alun, Kabupaten Sumedang, Kamis (24/1/2019).

Pasien DBD di Kabupaten Sumedang mengalami peningkatan.

Tercatat sebanyak 398 orang warga Kabupaten Sumedang mendapatkan perawatan.

Pasien DBD di RSUD Sumedang.
Pasien DBD di RSUD Sumedang. (tribunjabar/hakim baihaqi)

Menurut data yang berhasil dihimpun Tribun Jabar, kasus gejala atau suspek demam berdarah di Kabupaten Sumedang, mengalami peningkatan signifikan sejak Oktober 2018.

Pada Oktober 2018, sebanyak 48 orang dirawat di RSUD Sumedang, November 56 orang, Desember 137 orang, dan Januari ini hingga Kamis (24/1/2019) tercatat 157 orang.

Iman Budiman mengatakan, dari Oktober hingga 24 Januari 2018, sebanyak 385 pasien telah dipulangkan, karena sudah dalam kondisi pulih atau dapat tertangani walau dilakukan perawatan di rumah.

"13 pasien masih melakukan perawatan di ruang observasi RSUD Sumedang," kata Iman Budiman.

Akibat DBD, dua orang meninggal dunia di rumah sakit, satu orang pasien pada Desember dan satu orang pasien lagi pada awal Januari 2019.

Dari Oktober Sudah 398 Orang Terjangkit DBD di Sumedang, Kini 13 Orang Masih Dirawat di RSUD

Iman Budiman mengatakan, satu orang yang meninggal akibat DBD pada Desember 2018, merupakan pasien dari luar kota, sedangkan pada Januari merupakan warga salah satu kecamatan di Kabupaten Sumedang.

"Satu orang dewasa dan satu anak - anak," katanya.

Salah seorang keluarga satu di antara 13 pasien yang masih dirawat, Nia Kurniasih (48), mengatakan, gejala awal sang anak mengalami demam berdarah terjadi pada Jumat lalu dan sempat melakukan pengecekan di klinik terdekat.

"Saat dicek darah, anak saya positif DBD, langsung dibawa ke rumah sakit," kata Nia.

Nia mengatakan, tak hanya anak kandungya yang terkena DBD, beberapa warga lain di Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang pun turut dirawat.

"Saya lihat ada beberapa yang di rawat dan satu ruangan juga sama anak saya," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved