Kamis, 9 April 2026

Cegah Pungli dan Korupsi, Disdik Jabar Kerja Sama dengan Kejati dan Polda Jabar

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika, menyambut baik kolaborasi antara Polda Jabar, Kejati Jabar, dan Disdik Jabar

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribunjabar/Mega Nugraha
Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Polda Jabar dan Kejaksaan Tinggi Jabar menyosialisasikan pengawasan hukum terhadap pengelolaan dana pendidikan kepada kepala sekolah dan perwakilan dinas pendidikan kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Acara yang digelar di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Rabu (23/1/2019), diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pendidik dan pegawai dinas pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika, menyambut baik kolaborasi antara Polda Jabar, Kejati Jabar, dan Disdik Jabar dalam mencegah praktik korupsi di lingkungan pendidikan.

"Dari perencanaan dan pelaksanaan sampai evaluasi sama dengan kejaksaan. Ada pendampingan," ujarnya.

Ia mengatakan kolaborasi ini sama dengan program Jaksa Sahabat Guru.

Kejaksaan mendampingi dinas pendidikan dalam perencanaan dan pelaksanaan program.

Rudy dan Helmi Resmi Dilantik, Pimpin Garut 2 Periode, Bakal Genjot Pariwisata di Antaranya Bagendit

Memprihatinkan, Begini Kondisi Perpustakaan Kontainer di Taman Panatayuda Kota Bandung

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika, saat ditemui di Dadaha Kota Tasikmalaya, Rabu (18/7/2018) Siang.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika. (Tribun Jabar/Isep Heri)

Selain itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Firman Adam, menambahakan bahwa pihaknya juga akan menyosialisasikan pencegahan tindakan korupsi ini ke sekolah-sekolah.

"Kami ke lapangan juga, ada semisal sosialisasi narkoba digabungkan dikolaborasikan (sosialisasi pencegahan korupsi)," ujarnya.

Dewi Sartika mengatakan bahwa jika praktik korupsi terjadi di lingkungan dinas pendidikan, ia akan menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian dan kejaksaan untuk diproses hukum.

"Kami berharap tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau sudah mengarah dan ada pembuktian kami harus serahkan ke ranah hukum," ujarnya.

Selain itu, kata Dewi Sartika, Pemprov Jabar memiliki program pendidikan karakater semisal Jabar Masagi.


Program ini diharapkan membentuk karakter peserta didik dan pendidik agar menjadi pribadi yang memiliki integritas.

"Ini juga bagian dari guru meningkatkan lemahaman pendidikan karakter sehingga itu kebiasaan dari para murid untuk melakukan hal itu (menghindari korupsi) ," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved