Waspada DBD
Kasus DBD Marak, Dinkes Kota Cimahi Kebanjiran Permintaan Fogging
Kasus DBD marak, Dinkes Kota Cimahi kebanjiran permintaan pengasapan atau fogging.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Permintaan pengasapan atau fogging dari warga Kota Cimahi meningkat setelah mewabahnya penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) yang hingga saat ini jumlahnya mencapai 77 pasien.
Permintaan tersebut salah satunya muncul dari warga RW 5, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.
Dinas Kesehatan Kota Cimahi pun melakukan fogging ke sejumlah rumah warga di daerah tersebut, Selasa (22/1/2019).
Pengelola Program DBD, Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Eka Febriana, mengatakan, meningkatnya permintaan fogging dari masyarakat tersebut karena mereka khawatir akan terkena DBD.
"Permintaan fogging terus meningkat, termasuk dari warga RW 5, Kelurahan Baros, yang warganya sudah ada tiga orang terkena DBD," ujar Eka Febriana saat ditemui di sela pelaksanaan fogging.
Selain di wilayah Kelurahan Baros, pihaknya juga bakal terus melakukan fogging ke setiap wilayah yang terjangkit DBD sesuai dengan permintaan dari sejumlah warga Kota Cimahi.
Namun permintaan dari warga tersebut, kata Eka Febriana, tidak bisa langsung direalisasikan karena terlebih dahulu harus ditampung, kemudian akan dilakukan penyelidikan oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) setempat.

"Nanti hasil dari penyelidikan fogging ini jadi dasar kami untuk melakukan fogging. Sekarang ini fogging kami lakukan seminggu baru bisa 3 hingga 4 hari," kata Eka Febriana.
Menurutnya, fogging hanyalah pemberantasan nyamuk. Namun jentik nyamuk tidak akan akan mati karena untuk antisipasi perkembangbiakan jentik nyamuk DBD dilakukan dengan cara Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
"Selain itu harus ada perilaku 3 M, yakni menguras, menutup dan mengubur, dan warga harus menggunakan anti nyamuk bakar, semprot, atau obat nyamuk oles," ujarnya.
Ditempat yang sama, Ketua RT 2/5, Kelurahan Baros, Deni Hermawan, mengatakan, di wilayahnya memang belum ada kasus DBD untuk tahun ini.
Namun untuk antisipasi, pihaknya meminta kepada Dinas Kesehatan Kota Cimahi untuk melakukan fogging.
"Ini (fogging) permintaan dari warga sebagai bentuk antisipasi saja karena warga khawatir. Tapi alhamdullilah sejauh ini belum ada yang terjangkit DBD," katanya.
• Ruang Tambahan Khusus di RSUD Cibabat Sudah Dipenuhi Pasien DBD
• Pasien DBD di RSUD Cibabat Cimahi hingga Saat Ini Mencapai 59 Orang