Dinkes Cimahi Mencatat, Total Jumlah Warga Cimahi yang Terjangkit Penyakit DBD Sebanyak 77 Orang

Hingga pekan kedua Januari 2019 ini total warga Kota Cimahi yang terkena demam berdarah dengue (DBD) jumlahnya mencapai 77 orang.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Yongky Yulius
DOKUMENTASI KOMPAS
Waspada Nyamuk Demam Berdarah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Dinas Kesehatan Kota Cimahi mencatat, hingga pekan kedua Januari 2019 ini total warga Kota Cimahi yang terkena demam berdarah dengue (DBD) jumlahnya mencapai 77 orang.

Jumlah tersebut tersebar di setiap kelurahan yang ada di Kota Cimahi dan mendapat perawatan di berbagai rumah sakit, termasuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Kota Cimahi.

Kepala Dinkes Kota Cimahi, Pratiwi mengatakan, untuk meminimalisasi jumlah warga yang terjangkit DBD tersebut, pihaknya melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) karena jumlah tersebut tergolong tinggi.

"Mudah-mudahan masyarakat juga melaksanakan PSN itu rutin, jadi sudah menjadi budaya. Kemarin kita lihat datanya ada 77 warga yang terjangkit DBD se-Kota Cimahi," ujarnya saat ditemui usai meninjau pelaksanaan PSN di Kampung Singur Mulya, RT 2/12, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jumat (18/1/2019).

DBD Mewabah di Kota Cimahi, Wali Kota Perintahkan Dinkes untuk Memutus Rantai Jentik Nyamuk DBD

Ia mengatakan, dalam melaksanakan PSN tersebut, pihaknya melakukan pengecekan ke setiap rumah untuk melakukan pengecekan ke bak mandinya dan memeriksa diluar atau halaman rumah warga.

"PSN itu kan menguras, mengubur dan menutup, jadi kita lihat bak mandinya, memeriksa dispenser dan bagian belakang kulkas agar tidak ada genangan-genangan air," katanya.

Menurutnya, Kota Cimahi merupakan wilayah endemis DBD, sehingga setiap tahunnya pasti ada temuan warga yang terjangkit penyakit DBD tersebut.

"Penyakit DBD ini siklus lima tahunan, tetapi setiap tahun juga ada termasuk pada bulan Januari dan Februari karena musim hujan," katanya.

Meski jumlah warga yang terjangkit DBD tergolong tinggi, Pemerintah Kota Cimahi belum menetapkan status Sejadian Luar Biasa (KLB) karena masih harus melakukan pendataan akurat terhadap warga yang menderita penyakit tersebut.

"Jadi kita harus cek lagi ke setiap rumah sakit karena banyak yang suspect (dicurigai) terkena DBD namun ternyata setelah dicek hanya sakit panas," ujar Pratiwi.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved