DBD Mewabah di Kota Cimahi, Wali Kota Perintahkan Dinkes untuk Memutus Rantai Jentik Nyamuk DBD
Pemerintah Kota Cimahi berencana akan melakukan pembasmian nyamuk dengan cara pengasapan atau fogging ke setiap wilayah Kota Cimahi.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna, memerintahkan Dinas Kesehatan Kota Cimahi untuk berupaya memutus rantai jentik nyamuk Demam Berdarah Dangue (DBD) agar penyakit tersebut tidak semakin meluas.
Pasalnya, sejak awal Januari hingga Kamis (17/1/2019), jumlah pasien DBD dari Kota Cimahi yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat Kota Cimahi, jumlahnya mencapai 34 orang.
Rinciannya Cimahi Utara 17 orang, Cimahi Selatan 9 orang dan Cimahi Tengah 8 orang.
Bebi Silvana https://t.co/5V0fhKRQxW via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 17, 2019
"Kemarin juga saya sidak ke RSUD Cibabat, memang sudah penuh oleh pasien DBD. Untuk itu saya ngobrol dengan Kepala Dinas Kesehatan bagaimana agar DBD tidak terus meluas dan berkembang," ujar Ajay saat ditemui di Kampung Singur Mulya, RT 2/12, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jumat (18/1/2019).
Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat Kota Cimahi agar rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) agar lingkungannya terhindar dari nyamuk aedes aegypti yang bisa menyebabkan penyakit DBD.
• Setelah Ada Pekerjanya Tewas Tergiling Mesin, Pengolahan Limbah Plastik di Bekasi Ditutup Polisi
"Saya menghimbau kepada masyarakat, agar membersihkan tempat-tempat yang bisa menyebabkan tumbuhnya nyamuk aedes aegypti," katanya.
Untuk kedepan, kata Ajay Pemerintah Kota Cimahi berencana akan melakukan pembasmian nyamuk dengan cara pengasapan atau fogging ke setiap wilayah Kota Cimahi.
"Rencana ada (fogging) dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) agar DBD di Kota Cimahi tidak semakin meluas," kata Ajay.
• Pengamat Politik: Debat Pilpres Perdana Berjalan Membosankan