Produk Tradisional dari Kampung Langseng Disebut Punya Keunggulan daripada Alat Masak Modern

Saat memasuki Kampung Langseng ini, terdapat belasan industri rumahan yang setiap harinya memproduksi alat masak berbahan seng

Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Produsen langseng asal Kampung Cikalang Paledang, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu (16/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Produsen langseng asal Kampung Cikalang Paledang, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, mengakui alat masak buatan mereka punya keunggulan dibanding alat masak modern.

Seorang pelaku usaha pembuatan alat masak langseng, Aep Saepuloh (43), menyebutkan keunggulan langseng antara lain bertahan selama dua tahun bila pemakaian dilakukan setiap hari.

"Langseng ini, bisa juga digunakan di atas kayu bakar yang apinya besar, tidak mudah berkarat juga," kata Aep di bengkel produksi langseng, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu (16/1/2019).

Selain itu, alat masak langseng yang terbuat dari bahan seng atau menggunakan lembaran alumunium anti karat ini pun, dipercaya meningkatkan cita rasa masakan.

Ia menambahkan, dibandingkan memakai alat masak modern (magic jar), nasi jauh lebih mengeluarkan aroma sedap dan membuat nasi lebih pulen.

Menengok Kampung Langseng di Cileunyi, Sentra Pembuat Alat Masak yang Dijual Hingga Kalimantan

Produksi Langseng Tradisional dari Cileunyi, Bandung Masih Bertahan dari Gempuran Barang Impor

"Tidak tahu kenapa, daripada pakai magicjar lebih nikmat, kata pembeli-pembeli juga begitu," katanya.

Kampung Paledang Cikalang di Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, sejak 1980-an dikenal sebagai sentra penghasil alat masak berbahan dasar seng atau biasa disebut langseng.

Saat memasuki Kampung Langseng ini, terdapat belasan industri rumahan yang setiap harinya memproduksi alat masak berbahan seng, yakni dandang, panci, langseng, wajan, hingga cerobong asap pabrik.

Perajin produk alat masak dari Kampung Cikalang Paledang, Desa Cileunyi, Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Perajin produk alat masak dari Kampung Cikalang Paledang, Desa Cileunyi, Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. (Tribun Jabar/Hakim Baihaqi)

Suara mesin gerinda dan palu yang sengaja dipukul ke objek lembaran seng terdengar jelas, membuat banyak yang tidak menyangka, di balik deretan rumah penduduk terdapat aktivitas penghasil pundi - pundi rupiah.

Berbeda dengan industri pada umumnya, pembuatan alat masak di kampung ini, seluruhnya dilakuka secara manual dan bertempat di halaman belakang rumah yang disulap menjadi bengkel produksi.

Pada 1980-an, jumlah tempat produksi rumahan langseng di Desa Cileunyi Kulon mencapai puluhan namun seiring berjalannya waktu, jumlah tersebut semakin berkurang menjadi belasan.

Satu di antara belasan produksi rumahan yang masih bertahan, yaitu tempat produksi MJ grup, saat ini dilanjutkan oleh generasi keduanya, yakni oleh Aep Saepuloh (43).

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved