Selasa, 14 April 2026

Suka Kuliner Ekstrem? Cobain Sosis Jangkrik, Rasanya Lezat, Proteinnya 2 Kali Lebih Tinggi dari Sapi

Anda ingin mencicipi kuliner ekstrem? Sosis Jangkrik di Cirebon bisa menjadi pilihannya. Sosis Jangkrik ini dibuat dari kandungan . . .

Penulis: Siti Masithoh | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/SITI MASITHOH
Vidya Ikawati bersama suaminya, Bambang Setiawan saat menunjukkan Sosis Jangkrik buatannya, Minggu (13/1/2019). Kandungan protein dalam sosis ini dua kali lebih tinggi dari protein sapi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Anda ingin mencicipi kuliner ekstrem? Sosis Jangkrik di Cirebon bisa menjadi pilihannya.

Ada yang membayangkan sosis ini bagian tubuh jangkrik yang dipotong-potong lalu dibakar? Tentu saja tidak.

Sosis Jangkrik ini dibuat dari kandungan jangkrik, sapi, dan ayam yang dicampur menjadi satu.

Pembuat Sosis Jangkrik, Vidya Ikawati (31), menjelaskan, pembuatan Sosis Jangkrik diambil dari saripati jangkrik yang diambil oleh suatu alat kemudian dicampur cengan daging sapi dan ayam.

"Proses pembuatannya di Bandung. Tentu sangat steril sekali karena menjaga kebersihan sosis itu sendiri," katanya saat ditemui di Desa Bakung Kidul, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Minggu (13/1/2019).

Ia menambahkan, pembuatan sosis jangkrik dimulai setelah suaminya, Bambang Setiawan (31), membuat budidaya jangkrik yang dinamakan Kampung Jangkrik Cirebon yang berdiri sejak tahun 2010.

Pada tahun 2016, keduanya memutuskan membuat olahan makanan dari jangkrik. Namun, sebelumnya, tahun 2014, mereka sempat membuat olahan makanan dari jangkrik yag dibuat kerupuk dan berbagai kue kering.

"Kami bahkan sempat mengikuti pameran di Jakarta. Saat itu banyak yang beli karena bertepatan dengan lebaran. Namun tidak ada pembelian lagi, jadi kami memutuskan berganti makanan," kata Vidya.

Padahal, menurutnya, misinya saat itu adalah membuat kue kering kaya akan protein. Dari situ, tahun 2016, dibuatlah Sosis Jangkrik.

Pembuatannya, setelah diambil sarinya, sosis akan dipanaskan sehingga keluar aromanya.

"Jadi saya menghilangkan dulu bau apeknya baru dikombinasikan," tambahnya.

Setahun setelah dibuat, Sosis Jangkrik langsung mendapatkan sertifikat dari BPOM, karena memiliki kandungan protein dua kali lebih tinggi dari sapi.

"Alhamdulillah responnya bagus. Ditambahkan sedikit jangkrik saja sudah tinggi proteinnya. Apalagi ini ada 20 persen kandungan jangkriknya," kata dia.

Selain mengandung protein dua kali lebih tinggi dari sapi, Sosis Jangkrik memiliki kandungan Omega 3, Omega 9, dan sembilan asam amino esensial.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved