Fakta Terbaru Titi Wati, Wanita Pengidap Obesitas dari Kalteng, Ternyata Bobotnya Tak Sampai 350 Kg

Terkuak bobot sebenarnya dari Titi Wati. Ternyata bukan 350 kilogram, melainkan 220 kilogram.

Penulis: Indan Kurnia Efendi | Editor: Widia Lestari
Banjarmasinpost.co.id/faturahman
Proses evakuasi Titi Wati, wanita penderita obesitas melibatkan 20 orang relawan. 

Penyebab Titi Mengalami Obesitas

Titi Wati (37) mempunyai berat badan mencapai 350 kilogram dan dijuluki sebagai wanita tergemuk di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Titi Wati (37) mempunyai berat badan mencapai 350 kilogram dan dijuluki sebagai wanita tergemuk di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). (Banjarmasinpost. co.id/fatturahman)

Diberitakan sebelumnya, Titi Wati adalah sosok yang dijuluki sebagai wanita paling berat di kalimantan Tengah.

Titi Wati menjelaskan, berat badannya yang tidak normal ini disebabkan karena perilaku dia yang doyan ngemil.

"Makan nasi normal saja tiga kali sehari, tapi ngemilnya memang sangat sering, apalagi ketika sedang pusing, makin banyak makannya," ujar Titi, Selasa (8/1/2019), seperti dikutip dari Banjarmasin Post.

Titi mengaku sulit menahan keinginannya untuk berhenti mengonsumsi camilan.

"Ketika ngemil saya memang susah ngontrolnya, pengennya memamah biak terus," ujarnya.

Alhasil, badan Titi terus membesar hingga ia tidak bisa lagi melakukan kegiatan seperti biasanya.

Titi Wati pun hanya bisa berbaring dan tengkurap saja di rumahnya.

Titi Wati (37) dijuluki sebagai wanita tergemuk di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Julukan itu karena bobot Titi Wati mencapai 350 kilogram.
Titi Wati (37) dijuluki sebagai wanita tergemuk di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Julukan itu karena bobot Titi Wati mencapai 350 kilogram. (banjarmasin post group/ faturahman)

Kalau pun ada aktivitas yang dilakukan hanya menyanyi dengan cara karaoke ditempatnya berbaring, bahkan untuk mandi pun hanya di tempat itu juga.

"Inilah yang bisa saya lakukan, hanya di rumah saja dan ga bisa bergerak jauh dari tempat ini," kata Titi.

Menjalani hari-hari dengan kondisi yang tidak normal, Titi pun merasa bosan.

"Susah makanya bosan juga jadi seperti ini," terangnya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved