Ini Tanggapan Sejumlah Warga Purwakarta Mengenai Penurunan Harga BBM
Pada awal tahun 2019 ini, PT Pertamina (Persero) memutuskan melakukan penurunan harga jual bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.
Penulis: Haryanto | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pada awal tahun 2019 ini, PT Pertamina (Persero) memutuskan melakukan penurunan harga jual bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.
Jenis BBM yang mengalami penurunan yaitu Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Dexalite dan Dex.
Penurunan harga jual BBM itu dimulai pada Sabtu (5/1/2019), dengan penyesuaian harga Pertalite turun Rp 150 per liter, Pertamax turun Rp 200 per liter, Pertamax Turbo turun Rp 250 per liter. Selain itu BBM jenis Dexlite turun Rp 200 per liter dan Dex turun Rp 100 per liter.
Terjadinya penurunan harga itu mendapat tanggapan beragam dari sejumlah warga Purwakarta.
Seperti halnya yang dikatakan oleh seorang warga Sindangkasih, Purwakarta Dwi Susilo (24) yang menganggap penurunan harga BBM tersebut masih kurang.
"Tahu sih bakal turun harga, tapi setelah tahu turun harganya sedikit, cukup kecewa," ucap Dwi saat ditemui Tribun Jabar di depan rumahnya, Sabtu (5/1/2019).
Ia pun menjelaskan kekecewaan tersebut hadir karena sebelum tidak mengetahui angka penurunan harganya.
Dirinya yang sering menggunakan BBM jenis Pertamax itu mengira akan mengalami penurunan yang cukup signifikan.
"Saya kira akan turun hingga Rp 500, tapi ternyata cuman segitu," ucapnya.
• Harga Pertalite, Pertamax hingga Dexlite Turun, SPBU di Cimahi Belum Mengalami Peningkatan Konsumen
• Harga Pertalite, Pertamax, hingga Dex Turun Mulai Sabtu 5 Januari 2019 Pukul 00.00
Hal yang tidak jauh berbeda dikatakan oleh seorang warga Nagri Kaler, Purwakarta Dian Firmansyah (29).
Dia menyebut penurunan harga BBM kali ini tidak terlalu terasa, apalagi menurutnya jika hanya membeli beberapa liter bensin saja.
Namun begitu, Dian berharap harga BBM akan mengalami penurunan lagi secara bertahap.
"Ya, lumayan lah, meski tidak signifikan (penurunannya). Semoga turun lagi harganya, bertahap, seperti saat harga naik, kan secara bertahap," ujar dia menjelaskan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/suasana-di-spbu-cilember-jalan-amir-machmud-kota-cimahi.jpg)