Anak Andi Arief Kirim Puisi, Semangati Ayah dan Minta Izin Hari Senin Demo ke Istana Seperti 212
Kedua anak Andi Arief mengirim puisi untuk sang ayah. Isinya pesan memberi semangat dan izin demo ke istana seperti 212
Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Polisi itu disebut Andi Arief sebagai polisi cyber.
"Ini bukan negara Komunis, Penggerudukan rumah saya di Lampung seperti negara Komunis. Mohon hentikan Bapak Presiden," ujar Andi Arief di akun Twitternya, Jumat (4/1/2019).
• Andi Arief Minta Bantuan Presiden Jokowi, Merasa akan Diperlakukan Seperti Teroris oleh Polisi
• Soal Informasi 7 Kontainer Surat Suara, Demokrat Sebut Andi Arief Bukanlah Penyebar Hoaks
Andi Arief meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk tidak kejam terhadap rakyat.
Datangnya polisi ke rumahnya, menurut Andi Arief, seolah hendak memperlakukan Andi Arief seperti teroris.
"Saya akan hadir jika dipanggil dan diperlukan," ujar Andi Arief.
Diberitakan sebelumnya, nama Andi Arief kembali menjadi polemik setelah dirinya menuliskan soal hoaks 7 kontainer surat suara telah dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (2/1/2019).