Ini yang Dikhawatirkan Pengusaha Hotel dan Restoran di Lembang Menjelang Pergantian Tahun

Menjelang malam pergantian tahun pengusaha hotel dan restoran di Lembang mengkhawatirkan hal ini.

Ini yang Dikhawatirkan Pengusaha Hotel dan Restoran di Lembang Menjelang Pergantian Tahun
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Seorang pengunjung saat akan memotret burung paruh bengkok di lokasi wisata baru yang dimiliki Grafika Cikole, Selasa (25/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Pengusaha hotel dan restoran di Lembang khawatir kemacetan menjelang pergantian tahun. Hal itu bisa membuat para pengunjung atau tamu terlambat datang ke hotel yang telah mereka pesan.

General Manager Sindangreret Group, Tetti Teriawati Hermawan mengatakan, menjelang pergantian tahun ini yang paling membuatnya khawatir adalah terjadi kemacetan yang parah.

"Seperti tahun lalu, kemacetan memang selalu terjadi di Lembang dan menyebabkan tamu menjadi tertahan karena macet hingga mereka terlambat merayakan pergantian tahun di tempat yang telah dipesan," katanya di Lembang, Minggu (30/12/2018).

General Manager Terminal Wisata Grafika Cikole, Sapto Wahyudi mengaku reservasi penginapan di tempatnya jelang tahun baru ini sudah hampir 100 persen terisi, terutama di 30 pondok penginapan.

Jalur Setiabudhi arah Lembang padat oleh kendaraan, Kamis (12/7/2018) siang.
Jalur Setiabudhi arah Lembang padat oleh kendaraan, Kamis (12/7/2018) siang. (Tribun Jabar/Siti Fatimah)

"Sekarang hanya tinggal beberapa tenda lagi. Saya harap saat malam tahun baru cuaca mendukung agar agenda pertunjukkan seni bertema Sangkuriang berjalan lancar," ujar Sapto Wahyudi.

Sapto Wahyudi tak memungkiri jika kemacetan menuju Lembang menjadi sesuatu yang dikhawatirkan pengusaha hotel dan restoran. Kemacetan di Lembang, kata Sapto Wahyudi, tak bisa dihindari apalagi saat libur panjang.

"Ya, mau bagaimana lagi jalannya, kan, cuma segini-gininya. Kami sering imbau ke pengunjung atau tamu untuk lebih baik menunggu dengan datang lebih awal daripada terlambat karena terjebak macet," ujar Sapto Wahyudi.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved