Kamis, 23 April 2026

Muspina Bawa Sekarung Uang Pecahan Rp 2000 Beli Sepeda Motor, Karyawan Diler Seharian Menghitung

Muspina pun mendadak mendapat sorotan publik karena ibu rumah tangga ini datang membawa sekarung uang pecahan Rp 2.000 untuk membeli sepeda motor.

KOMPAS.com/ABDUL HAQ
Dua karyawan salah satu dealer penjualan sepeda motor di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, tengah menghitung sekarung uang dalam pecahan dua ribu rupiah yang dibawah oleh salah seorang warga untuk membeli motor, Kamis (27/12/2018). 

TRIBUNJABAR.ID- Muspina (48), warga kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menggegerkan penjualan sepeda motor setempat.

Muspina pun mendadak mendapat sorotan publik karena ibu rumah tangga ini datang membawa sekarung uang pecahan Rp 2.000 untuk membeli sepeda motor.

Butuh waktu seharian bagi seluruh karyawan di tempat penjualan motor itu untuk menghitung jumlah satu karung uang pecahan Rp 2000 yang dibawa Muspina.

Warga Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, ini datang ke sebuah diler penjualan motor di Kecamatan Kahu pada Kamis (27/12/2018).  Ia membawa satu karung uang pecahan Rp 2.000.

Uang itu disebut dari hasil tabungannya selama bertahun-tahun dan bermaksud membeli sepeda motor yang telah lama ia impikan.

KPK Akan Periksa Menpora Imam Nahrawi Terkait Dugaan Suap Penyaluran Dana Hibah ke KONI

Sandiaga Uno: Kalau Main Basket Sama Pak Jokowi di Solo, Ya Senang Sekali

"Ini hasil tabungan yang selama ini saya kumpulkan karena sudah lama saya ingin punya sepeda motor," kata Muspina yang dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (29/12/2018).

Informasi yang dihimpun Kompas.com, uang sekarung itu ia bawa sendiri dan langsung diserahkan kepada karyawan untuk dihitung.

Seluruh karyawan pun dibuat kerepotan untuk menghitung uang yang dibawa Muspina.

"Kemarin kita hampir seharian menghitung uangnya dan ini kejadian yang pertama kali terjadi di sini. Sebab biasanya pembeli yang datang ingin mencicil (angsur), ini dibayar tunai," Mardiana Mardin, karyawan diler penjualan motor itu, Sabtu (29/12/2018).

Uang pecahan Rp 2.000 dalam karung tersebut berjumlah Rp 10 juta.

Sementara harga sepeda motor yang hendak dibeli Muspina senilai Rp 17 juta.


"Jumlah uang Rp 2.000 dalam karung berjumlah Rp 10 juta dan selebihnya dia (Muspina) bayar tunai dengan uang pecahan Rp 100.000 berjumlah Rp 7 juta," kata Mardiana.

Dengan hasil tabungan selama kurang lebih 10 tahun ini, Muspina kini telah memiliki sepeda motor Honda Beat yang telah lama ia impikan.

Sebenarnya, keinginan tersebut mampu ia capai jika sejak awal dirinya ingin mengangsur. Karena Muspina tidak suka berutang, ia lebih memilih menabung.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved