Kamis, 9 April 2026

Status Gunung Api Anak Krakatau Meningkat, Ini Penjelasan Badan Geologi

Status aktivitas Gunung Api Anak Krakatau meningkat dari level II waspada menjadi level III siaga sejak Kamis (27/12/2018) pagi.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Yongky Yulius
tribunnews
Gunung Anak Krakatau 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Status aktivitas Gunung Api Anak Krakatau meningkat dari level II waspada menjadi level III siaga sejak Kamis (27/12/2018) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB.

Sekretaris Badan Geologi, Antonius Ratdomopurbo mengimbau masyarakat tidak mendekati Gunung Api Anak Krakatau dalam radius 5 kilometer.

Masyarakat juga diimbau mengenakan masker dan kacamata jika hujan abu turun.

"Meski begitu, masyarakat juga di Provinsi Banten juga diminta tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. BPBD kabupaten/kota juga akan memberi arahan jika terjadi sesuatu," ujar Ratdomopurbo dalam keterangan tertulis, Kamis (27/12/2018).

Sebelumnya, kata dia, Gunung Anak Krakatau memang masih aktif dan bererupsi dalam periode tertentu.

Tercatat, Gunung Anak Krakatau mengeluarkan letusan pada 20 Juni 2016 dan 19 Februari 2017.

Setelah itu, Gunung Anak Krakatau kembali mengeluarkan letusan pada 29 Juni 2018.

Kemudian, pada 22 Desember 2018, letusan strombolian keluar daei Gunung Anak Krakatau.

Secara visual, teramati letusan dengan tinggi asap berkisar 300 - 1500 meter di atas puncak kawah.

"Terekam pula gempa gempa tremor menerus dengan amplitudo overscale (58 mm). Pukul 21.03 WIB terjadi letusan, selang beberapa waktu, ada info terjadinya tsunami di Selat Sunda," ujar Antonius Ratdomopurbo.

Berdasarkan citra satelit yang diterima oleh PVMBG, lanjutnya, sebagian besar dari tubuh Gunung Anak Krakatau telah hilang dilongsorkan.

Kejadian itulah yang memicu tsunami di Lampung selatan dan pantai barat Banten.

Setelah kejadian tersebut, aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap tinggi.

Sekitar Gunung Anak Krakatau pun tertutupi kabut.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved