Meski Telah Renta, Eni Tak Mengeluh Jajakan Buket Bunga Dagangannya hingga Malam
Eni menceritakan, dari berjualan bunga buket tersebut, sebagian dari hasil jualannya itu ia sisihkan untuk menabung
Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Meskipun tubuhnya sudah renta, Eni (65) tetap semangat berjualan bunga di trotoar Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung.
Semenjak ditinggal suaminya yang lebih dahulu dipanggil Sang Pencipta, ia terpaksa hijrah dari kota asalnya yaitu Kota Tasikmalaya menuju Kota Bandung untuk berjualan bunga buket.
Fakta di Balik Penembakan Letkol Dono Kuspriyanto di Jatinegara, Pelaku Oknum TNI hingga Jejak Karir https://t.co/rEa7anRH4M via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 26, 2018
"Jualan bunga dari tahun 89, pas suami meninggal dunia, saya langsung pergi dari Tasikmalaya ke Bandung," ujar Eni saat ditemui Tribun Jabar dilokasi tempat ia berjualan, Kamis (27/12/2018).
Saat Tribun Jabar menghampiri, ia tampak terlihat menunggu dagangannya di trotoar di Jalan Ir. H. Djuanda, Dago, Kota Bandung, dan berharap ada orang yang datang untuk membeli buket bunga tersebut.
Eni menceritakan, dari berjualan bunga buket tersebut, sebagian dari hasil jualannya itu ia sisihkan untuk menabung.
"Alhamdulillah dari jualan bucket bunga ini, bisa bayar kontrakan, buat makan, dan nabung untuk dikasih ke anak saya satu-satunya yang sekarang tinggal di Tasikmalaya," ujarnya.
• Ungkap Adanya Praktek Rental Sabu jadi Prestasi BNN Kota Tasikmalaya Tahun Ini
Bunga yang dijual Eni hanya bunga mawar, untuk harganya tergantung isi bunganya.
"Yang ibu jual bunganya asli enggak ada replikaan, untuk bunganya mawar semua, tapi bermacam warna, ada bunga mawar merah, putih, pink, biru, ungu, untuk harganya dari 20 ribu sampau 50 ribu," ujarnya
Ia mengungkapkan, penghasilan dari jualan buket bunga tak menentu.
"Pendapatannya enggak menentu, paling besar bisa sampai 500 ribu, tapi kalau sepi paling kejual lima sampai 10 buket," ujarnya
Bunga mawar yang ia jual dikirim dari Lembang setiap harinya.
Eni menambahkan, buket bunga paling banyak terjual di hari hari besar seperti wisuda, saat lebaran idul Fitri, Natal dan Tahun Baru.
Eni mempunyai pengalaman pahit berjualan bunga buket.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/eni-tukang-bunga.jpg)