Mengamankan Gereja, Polres Purwakarta Siagakan Sejumlah Aparat Keamanan Bersenjata Lengkap
Penjagaan oleh anggota kepolisian maupun TNI itu dilakukan di area sekitar gereja yang menggelar perayaan natal.
Penulis: Haryanto | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Guna memberikan keamanan dan kenyamanan Umat Nasrani saat melaksanakan ibadah natal, Polres Purwakarta siapkan sejumlah anggota keamanan untuk berjaga.
Penjagaan oleh anggota kepolisian maupun TNI itu dilakukan di area sekitar gereja yang menggelar perayaan natal.
Kapolres Purwakarta AKBP Twedi Aditya Bennyahdi menyebutkan setidaknya ada delapan sampai 10 anggota yang berjaga di satu gereja.
Kisah Pengasuh Yunma Anak Aa Jimmy Lolos dari Tsunami, Yunma Terus Menangis Reda Setelah Dibagi ASI >> https://t.co/Qq3Nk0EkSVhttps://t.co/2GHEZXSq8Y via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 24, 2018
"Yang akan berjaga di gereja antara delapan sampai 10 personil, dilengkapi dengan senjata api saat berjaga," kata Twedi usai memeriksa Gereja Kristen Pasundan Jemaat Sadang, Ciwangi, Bungursari, Purwakarta, Senin (24/12/2018).
Ia pun menjelaskan pola pengamanan oleh anggotanya saat berlangsungnya proses ibadah natal nanti.
Setidaknya, ada anggota kepolisian yang berjaga di depan gerbang atau pintu masuk gereja.
Selain itu, pihaknya pun telah berkoordinasi dengan jemaah maupun pengurus gereja guna pengamanan dalam gereja.
• Pasca Natal, Manajemen Persib Bandung akan Bertemu Radovic untuk Bahas Pemain
"Kalau ada jemaah asing yang tidak dikenal atau mencurigakan, akan dilakukan interogasi dan pemeriksaan barang bawaannya," ucap dia.
Pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah penindakan untuk pengamanan natal.
Mulai dari langkah preemtif, preventif hingga represif. Namun dua langkah untuk mewujudkan keamanan bisa dilakukan bersama-sama dengan warga, yaitu preemtif, preventif.
Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat di Purwakarta turut ikut membuat kenyamanan dan keamanan di Purwakarta.
"Untuk mewujudkan itu (aman dan nyaman) ada beberapa langkah, preemtif dan preventif yang bisa dilakukan bersama masyarakat, untuk represif itu bagian kami, aparat penegak hukum," ujarnya.
Twedi meyakini bahwa pada natal 2018 ini, Purwakarta akan aman dan umat Nasrani nyaman saat melaksanakan ibadahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/natal-di-purwakarta.jpg)