Minggu, 12 April 2026

Asep Yaya Mau Kembali Sekolah dan Mengaji, Tak Lagi Malu Setelah Peluit Dikeluarkan

Asep Yaya sudah mau sekolah lagi. Kepada ayahnya Asep Yaya mengatakan mau mengaji.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Asep Yaya ditemani dokter yang merawatnya, dr Ayu Hardianti Saputri, Sp. THT KL, RSHS, Bandung, Jumat (21/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Peluit sepatu yang bersarang di saluran napas Asep Yaya (9) sudah berhasil dikeluarkan melalui prosedur endoskopi, Kamis (20/12/2018).

Ayah Asep Yaya, Subandi(49), mengatakan sang anak sudah mau beraktivitas seperti biasa kembali.

"Sekarang mau sekolah lagi, 'enggak mau pere (libur, Red), mau rajin Pak'," kata Subandi menirukan perkataan Asep, ketika ditemui di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jumat (21/12/2018).

Saat ini Asep Yaya duduk di bangku kelas 5, SDN Jalupang, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat.

Subandi bercerita sebelum peluit dikeluarkan dari tubuhnya Asep Yaya minder.

Asep Yaya takut dirundung teman-teman sekolahnya.

"Dulu, kan, minder. Sekarang mah alhamdulilah, katanya mau ngaji lagi," ujar Subandi.

Subandi, ayah Asep Yaya, bocah penelan peluit sepatu, Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, Kamis (20/12/2018).
Subandi, ayah Asep Yaya, bocah penelan peluit sepatu, Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, Kamis (20/12/2018). (Tribun Jabar/Theofilus Richard)

Ke depan, Subandi berharap tidak terjadi kejadian serupa.

Ia juga akan lebih mengawasi saat anak bermain.

Saat ini, Subandi mengaku senang sang anak sudah kembali sehat.

"Alhamdulilah, asa lega hati saya, lihat anak sehat senang," ujar Subandi.

Sebelumnya diberitakan, sebuah peluit sepatu masuk ke dalam tubuh bocah 9 tahun bernama Asep Yaya, pada 14 Oktober 2018.

Awalnya, Asep bermain-main dengan peluit sepatu tersebut. Kemudian, temannya datang dan minta dipangku.

Setelah itu, tidak sengaja peluit pun masuk ke mulut dan tersedak ke saluran napas.

Bocah asal Kampung Cimalang, RT 1/5, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Bandung Barat, bernama Asep Yaya (9) tak sengaja menelan peluit saat bermain bersama anak bibinya pada Minggu (14/10/2018). Kini, peluit itu masih bersarang di paru-parunya.
Bocah asal Kampung Cimalang, RT 1/5, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Bandung Barat, bernama Asep Yaya (9) tak sengaja menelan peluit saat bermain bersama anak bibinya pada Minggu (14/10/2018). Kini, peluit itu masih bersarang di paru-parunya. (muhamad nandri prilatama/tribunjabar)
Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved