Asep Yaya Mau Kembali Sekolah dan Mengaji, Tak Lagi Malu Setelah Peluit Dikeluarkan
Asep Yaya sudah mau sekolah lagi. Kepada ayahnya Asep Yaya mengatakan mau mengaji.
Penulis: Theofilus Richard | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Peluit sepatu yang bersarang di saluran napas Asep Yaya (9) sudah berhasil dikeluarkan melalui prosedur endoskopi, Kamis (20/12/2018).
Ayah Asep Yaya, Subandi(49), mengatakan sang anak sudah mau beraktivitas seperti biasa kembali.
"Sekarang mau sekolah lagi, 'enggak mau pere (libur, Red), mau rajin Pak'," kata Subandi menirukan perkataan Asep, ketika ditemui di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jumat (21/12/2018).
Saat ini Asep Yaya duduk di bangku kelas 5, SDN Jalupang, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat.
Subandi bercerita sebelum peluit dikeluarkan dari tubuhnya Asep Yaya minder.
Asep Yaya takut dirundung teman-teman sekolahnya.
"Dulu, kan, minder. Sekarang mah alhamdulilah, katanya mau ngaji lagi," ujar Subandi.
Ke depan, Subandi berharap tidak terjadi kejadian serupa.
Ia juga akan lebih mengawasi saat anak bermain.
Saat ini, Subandi mengaku senang sang anak sudah kembali sehat.
"Alhamdulilah, asa lega hati saya, lihat anak sehat senang," ujar Subandi.
Sebelumnya diberitakan, sebuah peluit sepatu masuk ke dalam tubuh bocah 9 tahun bernama Asep Yaya, pada 14 Oktober 2018.
Awalnya, Asep bermain-main dengan peluit sepatu tersebut. Kemudian, temannya datang dan minta dipangku.
Setelah itu, tidak sengaja peluit pun masuk ke mulut dan tersedak ke saluran napas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/asep-yaya-ditemani-dokter-yang-merawatnya.jpg)