Kamis, 28 Mei 2026

Perwira Siswa Dikcabpaif Kunjungi Rumah Sejarah dan Museum di Lanud Suryadarma

di Lanud Suryadarma ini terdapat salah satu heritage yaitu rumah sejarah yang merupakan obyek bernilai sejarah tinggi bangsa indonesia

Tayang:
Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA
Para perwira siswa Dikcabpaif melihat sejumlah pesawat di Museum Amarta Dirgantara Mandala Lanud Suryadarma saat berkunjung ke Lanud Suryadarma, Kalijati, Subang, Jumat (14/12/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Kasibinpotdirga Letkol Kes Endro Utomo mewakili Danlanud Suryadarma, menerima kunjungan Perwira Siswa Dikcabpaif TA. 2018,  di Hanggar C Pusdikterla Lanud Suryadarma, Kalijati, Subang, Jumat (14/12). Kunjungan dalam rangka Widya Wisata ini diikuti 258 Pasis Abit Diktukpa, PA PK dan Taruna Akmil TA. 2018 serta 10 orang pendamping dari Pusat Pendidikan Infanteri.

Dalam rilis yang diterima Tribun Jabar, Sabtu (15/12), Danlanud Suryadarma Marsma TNI T. Sembiring Meliala dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasibinpotdirga Letkol Kes Endro Utomo menyampaikan selamat datang kepada seluruh rombongan dari Pusat Pendidikan Infanteri beserta seluruh perwira siswa, dengan harapan kunjungan ini akan memberikan manfaat, dan bisa menambah pengetahuan serta wawasan bagi para perwira sekalian.

Danlanud Suryadarma menambahkan, melalui kegiatan ini, para Perwira akan mendapat gambaran bahwa Lanud Suryadarma merupakan Pangkalan Udara Militer tertua pertama yang dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda serta sekolah penerbang pertama di indonesia yang mendidik calon penerbang.

Senada dengan Danlanud Suryadarma, Kapentak Lanud Suryadarma Letkol Sus Geradus Maliti, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa di Lanud Suryadarma ini terdapat salah satu heritage yaitu rumah sejarah yang merupakan obyek bernilai sejarah tinggi bangsa indonesia. Di tempat ini, pada 8 Mret 1942 terjadi penyerahan kekuasaan Belanda kepada Jepang, yang ditandai dengan penandatanganan naskah penyerahan tanpa syarat kekuasaan Belanda kepada Jepang. Dengan ditandatangani perjanjian tersebut maka berakhirlah penjajahan belanda secara keseluruhan di indonesia.

Mayor Inf Galih sebagai salah satu pengasuh di Pusat Kesenjataan Infanteri mengatakan, kegiatan Widya Wisata selain dimaksudkan untuk mendapatkan pengalaman di lapangan juga sebagai bentuk aplikasi pengetahuan yang didapat di kelas, sehingga ke depan diharapkan dapat menjadi bekal para Perwira dalam penugasan. Selama kunjungan di Lanud Suryadarma, Pasis Dikcabpaif mengunjungi berbagai obyek, seperti rumah sejarah dan Museum Amarta Dirgantara Mandala Lanud Suryadarma. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved