Wawan Suami Wali Kota Tanggerang Selingkuh dengan FNJ, Psikolog Ungkap Alasan Pria Berani Selingkuh

Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan kerap meminta izin berobat ke luar Lapas Sukamiskin, tapi ternyata pergi ke sebuah hotel, berselingkuh dengan FNJ

Penulis: Resi Siti Jubaedah | Editor: Kisdiantoro
Kolase Tribun Jabar (Kompas/DAVID OLIVER PURBA dan DANY PERMANA)
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Resi Siti Jubaedah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Suami Wali Kota Tanggerang Airin Rachmi Diany, yakni Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, menjadi perbincangan setelah terungkap dalam persidangan kasus suap mantan Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husen, selingkuh dengan wanita muda yang disebut-sebut sebagai artis FTV.

Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan kerap meminta izin berobat ke luar Lapas Sukamiskin, tapi ternyata pergi ke sebuah hotel ternama di Bandung bersama wanita yang bekalangan ramai disebut berinisial FNJ atau FYN.

Perginya Wawan bersama wanita berinisial FNJ ini diketahui dari rekaman CCTV di hotel tersebut.

Saat ini Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dan Wali Kota Tanggerang Airin Rachmi Diany masih bersetatus suami istri.

Maka yang dilakukan oleh Wawan adalah pelanggaran terhadap janji suci setia dalam pernikahan atau selingkuh.

Selingkuh adalah sebutan atau istilah yang disematkan pada perbuatan yang tidak jujur dan menyeleweng terhadap pasangan.

Dalam kontek pernikhanan, artinya membohongi pasangan sahnya untuk menjalin hubungan dengan wanita atau laki-laki lain.

Teman Kencan Wawan Takkan Dihadirkan sebagai Saksi, kalau Inneke Koesherawati Pasti Jadi Saksi

Airin Rachmi, Wali Kota Tangsel Punya Jejak Membanggakan, tapi Suaminya Wawan Doyan Bikin Ulah

Dalam prespektif psikologi, Dr Yusi Riksa Yustiana, M.Pd, seorang dosen departemen Psikologi Pendidikan dan Bimbingan FIP UPI,  menyebutkan, alasan seorang pria melakukan perselingkuhan dikarenakan ada suatu masalah.

Bahkan, untuk masalah yang sepele pun bisa menjadi alasan seorang pria selingkuh.

"Dalam konkteks psikologi biasanya perselingkuhan dikarenakan ada sebuah kebutuhan yang mungkin tidak terpenuhi oleh pasangannya," ujar Yusi Riksa Yustiana, saat dihubungi Tribun Jabar melalui ponselnya, Selasa (11/12/2018).

Kebutuhan itu menurutnya, mungkin bisa sangat sepele. Dalam konteks seorang pria, mungkin memberikan makna yang cukup besar.

Contohnya seperti seorang istri yang baik-baik saja, cantik, bekerja, namun tidak punya waktu untuk masak, lalu suaminya bertemu dengan seseorang yang mempunyai waktu untuk masak, dan masakannya mengingatkan pria tersebut pada ibunya.

Airin Sempat Diam Soal Suaminya Wawan di Hotel dengan Artis, Kini FNJ Bintang FTV Pun Jadi Sorotan

Siasat Wawan Agar Bisa Pergi Ke Hotel dan Menginap Bersama Wanita Artis Muda

"Ataupun misalnya seorang pria yang memiliki masalah, lalu ada temannya yang mau mendengarkan curhatannya, lalu dia merasa diperhatikan, akhirnya terbangunlah suatu hubungan lain," ujar Yusi Riksa Yustiana.

Menurutnya, perselingkuhan bisa saja muncul dari saling curhat, sehingga terbangun rasa saling diperhatikan satu sama lain.

"Ada kondisi-kondisi munculnya dari hal yang kecil, tapi menjadi suatu hal yang bermakna bagi seorang pria," ujar Yusi Riksa Yustiana.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved