Kamis, 7 Mei 2026

Sakit Hati Cintanya Tiga Kali Ditolak, Wagiran Rudapaksa dan Bunuh Gadis 15 Tahun

Ia nekat memperkosa dan membunuh RA, gadis berusia 15 tahun asal Labuhanratu Pasar, Kecamatan Sungkai Selatan, Lampung Utara.

Tayang:
Editor: Ravianto
shutterstock
ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID, LAMPUNG - Seorang pemuda asal Lampung Utara nekat merudapaksa dan membunuh gadis 15 tahun.

Perbuatan kejam tersebut dilakukan tersangka lantaran dirinya sakit hati akibat cinta ditolak.

Tersangka bernama Wagiran merupakan warga Dusun Purwodadi, Desa Gedung Ketapang, Sungkai Selatan, Lampung Utara.

Ia nekat memperkosa dan membunuh RA, gadis berusia 15 tahun asal Labuhanratu Pasar, Kecamatan Sungkai Selatan, Lampung Utara.

Pelaku mengaku merasa sakit hati kepada korban karena cinta ditolak.

Tak hanya itu, ia juga sakit hati lantaran disebut jelek serta hitam.

Peristiwa tersebut terungkap ketika keluarga RA kehilangan kontak dengan korban pada Senin (1/10/2018).

Gadis berusia 15 tahun itu berpamitan dengan pamannya, NU pada Minggu, 30 September 2018.

Korban berpamitan untuk pergi bersama Wagiran.

Korban dan Wagiran saling kenal melalui media sosial Facebook.

Wagiran lalu menjanjikan RA pekerjaan di sebuah butik di Kecamatan Bungamayang, Lampura.

Kepada awak media, tersangka Wagiran mengakui perbuataannya karena khilaf dan sakit hati terhadap korban lantaran cinta ditolak.

”Pertamanya, saya bawa keliling dulu. Di perjalanan, saya katakan ke dia kalau saya suka. Tiga kali mengatakan suka sama dia tapi ditolak. Dia bilang kalau saya ini jelek dan hitam,” katanya.

Wagiran mengungkapkan, dirinya sakit hati atas ucapan korban.

Lantas, ia membawa korban ke tempat kejadian peristiwa (TKP).

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved