Ini Identitas Dua Pria yang Ditembak Mati Polisi di Bandung Karena Kasus Curas, Ternyata Residivis
Kedua pelaku yang ditembak polisi terindikasi merupakan pelaku curas pada warga bernama Neng Mela (32) di Jalan Soekarno-Hatta.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna
TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Dua pria yang ditembak mati anggota Satreskrim Polrestabes Bandung di Jalan Cisaranten Wetan, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, Selasa (11/12/2018) dini hari bernama Adi Supriatna alias Ayang (21) dan Agun Gunawan (22).
Adi merupakan warga Rusun Cingised Kota Bandung, sementara Agun warga Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya.
"Keduanya terlibat kasus pencurian dan kekerasan yang terdata di Polsek Sumur Bandung dengan nomor laporan 410/B/XII/2018/JBR/Restabes Bdg/Sektor Sumur Bandung," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema di RS Sartika Asih, Jalan Mohamad Toha Kota Bandung, Selasa (11/12/2018).
Keanehan Pelaminan Lindswell Kwok Saat Acara Resepsi Pernikahan, Tidak Ada Kursi Tambahan https://t.co/UCftPJNlUD via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 11, 2018
Tampak hadir Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Rifai.
Ia mengatakan, anggota Kring Serse sedang berpatroli di kawasan Kecamatan Arcamanik dan Cinambo.
Anggota menemukan kedua pelaku menggunakan sepeda motor dengan nomor polisi D 675 AAT dan 7 3481 RC. Anggota kemudian membuntuti keduanya yang mencurigakan.
"Saat didekati, keduanya melarikan diri bahkan melawan dengan sebilah golok. Anggota sempat memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, namun pelaku tetap melawan," ujar dia.
Karena membahayakan, anggota melakukan tindakan tegas, keras dan terukur pada dua pelaku. Kedua jenazah dibawa ke RS Sartika Asih.
"Terhadap pelaku Agun Gunawan ditembak di dada sebelah kiri dan rusuk kanan. Terhadap pelaku Adi mengenai dada sebelah kiri hingga pelaku meninggal dunia di tempat," ujarnya.
• Bappenda Kabupaten Cirebon Copoti Reklame, Banyak yang Menunggak Membayar Pajak
Sementara itu, Kasatreskrim AKBP M Rifai menambahkan, kedua pelaku terindikasi merupakan pelaku curas pada warga bernama Neng Mela (32) di Jalan Soekarno-Hatta belum lama ini.
Neng Mela meninggal dunia setelah kritis dan dalam perawatan lebih dari 24 jam di RS Al Islam.
"Patut diduga mengingat pelaku merupakan spesialis kasus curas dan curat termasuk ciri-ciri pelaku yang mendekati pelaku kasus di Jalan Soekarno-Hatta," ujar Rifai
Selain itu, belakangan diketahui bahwa motor yang digunakan pelaku saat kejadian penembakan dengan nomor polisi D 6755 AAT merupakan motor hasil curian, milik korban bernama M Deni Aprilianto (22).
Deni tampak hadir di RS Sartika Asih untuk mengambil motor miliknya yang dicuri bulan lalu.
"Saya tidak menyangka motor saya bisa kembali, terima kasih pada polisi yang sudah mengembalikan lagi motor saya," katanya.
Tidak hanya itu, kedua pelaku merupakan residivis kasus curas dan baru bebas dari pidana penjara sejak dua pekan lalu.
• Cari Restoran Ramah di Kantong dan Nyaman untuk Semua Kalangan? ke Konro Daeng Saja
• Jalan Ambles di Kutawaringin Kabupaten Bandung Mulai Diurug Pakai Batu, Nanti Bakal Dibeton