Saksi-saksi Baru Kasus Hoax Ratna Sarumpaet akan Diperiksa Polisi
Polisi membuka peluang memeriksa sejumlah saksi baru untuk melengkapi kasus penyebaran berita bohong atau hoax yang dilakukan aktivis Ratna Sarumpaet
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Polisi membuka peluang memeriksa sejumlah saksi baru untuk melengkapi kasus penyebaran berita bohong atau hoax yang dilakukan aktivis perempuan Ratna Sarumpaet.
Pemeriksaan sejumlah saksi baru ini untuk melengkapi berkas perkara Ratna Sarumpaet yang dikembalikan oleh Kerjaksaan karena dinilai kurang lengkap.
Saksi-saksi baru ini akan ditanya pertanyaan-pertanyaan baru, seperti halnya yang akan ditanyakan kepada Ratna Sarumpaet.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pemeriksaan terhadap Ratna akan disesuaikan dengan berkas yang dikembalikan jaksa.
"Ya otomatis kalau ada tambahan lagi akan diperiksa," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (24/11/2018), seperti dikutip dari Kompas.com.
Argo menuturkan, dalam berkas yang dikembalikan jaksa, ada petunjuk dari kejaksaan tentang poin-poin yang mesti diperbaiki.
• Atiqah Hasiholan Berani Jadi Jaminan, Bocorkan Kondisi Ratna Sarumpaet yang Sudah Lama Depresi
• Kasus Berita Hoaks Ratna Sarumpaet Disebut sebagai Politik Kebohongan yang Nyata
Ia menyebut, Ratna akan ditanyai pertanyaan-pertanyaan baru yang belum ditanyakan oleh penyidik.
"Tersangka akan ditambah lagi pertanyaannya untuk menjawab dan ada kesesuaian antara tersangka dan saksi. Nanti akan kami tambahi biar ada pas," ujar Argo.
Ia menambahkan, polisi membuka peluang akan memeriksa saksi-saksi lain bila terdapat dalam petunjuk jaksa.
Diberitakan sebelumnya, kejaksaan mengembalikan berkas perkara kasus hoaks yang melibatkan Ratna kepada polisi, Kamis (22/11/2018) kemarin.
"Pengembalian berkas dilakukan dikarenakan masih ada kekurangan syarat formil dan materiil yang perlu dilengkapi oleh pihak penyidik," kata Kasipenkum Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi.
Awal Mula Kebohongan Ratna Sarumpaet
Aktivis HAM Ratna Sarumpaet mengaku tidak dikeroyok, kebohongan kabar pengeroyokan berawal dari pertanyaan anak-anaknya yang bertanya mengapa dia pulang ke rumah dengan wajah yang bengkak.
Alasan "dikeroyok orang" jadi jawaban terbaik baginya saat itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ratna-sarumpaet_20181027_130542.jpg)