Akibat Jalan Berlubang, Beberapa Kecelakaan Kerap Terjadi di Jalan Raya Majalaya-Rancaekek
Sejumlah warga menyebutkan, beberapa kali kecelakaan terjadi, diduga akibat jalan berlubang di Jalan Raya Majalaya-Rancaekek
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah warga menyebutkan, beberapa kali kecelakaan terjadi, diduga akibat jalan berlubang di Jalan Raya Majalaya-Rancaekek, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, Jumat (16/11/2018), terdapat sejumlah titik jalan berlubang di ruas Jalan Raya Majalaya-Rancaekek, mulai dari pertigaan Jalan Raya Bandung-Garut hingga pintu perlintasan kereta api.
Beberapa titik jalan dalam kondisi berlubang, di antaranya di depan Rancaekek Trade Center (RTC), pertigaan sekitar SMAN 1 Rancaekek, depan kantor PLN Rancaekek, dan sebelum Pasar Wahana Rancaekek.
Hati-hati saat Parkir Kendaraan di Bandung, Ada Operasi Cabut Pentil bagi Kendaraan yang Parkir Liar https://t.co/xrX21XeRDk via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 16, 2018
Kedalaman dan lebar jalan berlubang di Jalan Raya Rancaekek-Majalaya, cukup bervariasi, mulai dari luas satu hingga tiga meter dan kedalaman 3 hingga 6 sentimeter.
Seorang warga, Muhamad Lukman (30), mengatakan, kecelakaan yang sering terjadi akibat jalan rusak, keseluruhannya menimpa kendaraan roda dan paling sering terjadi pada waktu malam hari.
"Malam hari, cahaya tidak terlalu terang, terus banyak yang kebut juga, biasa oleng pas ditempat jalan berlubang," kata Lukman di Jalan Raya Majalaya-Rancaekek, Kecamatan Rancaekek, Jumat (16/11/2018).
Seorang pengendara, Heru Putra (29), mengatakan, kalau ia sangat mengeluhkan kondisi tersebut, pasalnya ia beberapa hampir terjatuh saat mengemudikan kendaraan roda dua miliknya.
• Ngintip Last Seen WhatsApp yang Dimatikan, Bakal Ketauan Kapan dan Berapa Lama Dia Online
"Saya kira itu lubangnya tidak dalam, ternyata dalam. Di situ saya langsung ngerem mendadak dan hampir jatuh juga," kata Heru.
Setelah mengetahui banyak jalan dalam kondisi berlubang, saat melintasi Jalan Raya Majalaya - Rancaekek, Heru terpaksa menurunkan laju kecepatan kendaraan, untuk menhindari kecelakaan.
Belum lagi, kata Heru, pada waktu malam hari, akibat minimnya penerangan jalan umum (PJU), lubang - lubang tersebut tidak terlihat, sehingga motor yang ia tunggangi mengeluarkan suara keras.
"Kalau malam itu terlihat mulus, padahal jalannya rusak," katanya.
• Mahfud MD Bawa Orasi Kebangsaan pada Rakernas Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/jalan-berlubang.jpg)