Via Vallen Mengaku Tak Pernah Menikmati Hasil Dokumentasi yang Diunggah di Youtube

Hal tersebut diungkap Via Vallen saat menanggapi kritik dari Jerinx SID melalui media sosial Instagram miliknya.

Editor: Ravianto
tribun jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
Penampilan Via Vallen di HUT ke-55 TNI Sesko AU, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (4/8/2018) 

TRIBUNJABAR.ID - Penyanyi dangdut Via Vallen mengaku belum pernah mencairkan uang dari YouTube Via Vallen Official setelah kontroversi dengan Jerinx SID.

Via Vallen menyebut jika pendapatan dari manggungnya saja sudah cukup sejauh ini.

Hal tersebut diungkap Via Vallen saat menanggapi kritik dari Jerinx SID melalui media sosial Instagram miliknya.

"Saya tidak tahu menahu soal dikomersilkan lewat vcd ataupun youtube, karena sekali lagi sy hanya sebatas menyanyikannya ketika di atas panggung, soal dikomersilkan saya tidak tahu dan sy juga tidak pernah menikmati hasil dr dikomersilkannya dokumentasi tersebut," jelas Via.

Via mengaku dia tidak menerima keuntungan apapun dari dugaan penjualan kaset atau digital yang menampilkan aksi panggungnya membawakan lagu tersebut.

"Soal memperkaya diri dari lagu tersebut, sy juga ingin menjelaskan bahwa sampai detik ini sy BELUM PERNAH mendapatkan 1 RUPIAH Pun uang dari hasil penjualan fisik vcd atau digital (youtube dll) dari lagu tersebut seperti yg anda tuduhkan," tulis Via.

Lalu jika dihitung-hitung, berapa pendapatan Via Vallen dari YouTube officialnya?

Sebagai informasi, channel Youtube Via Vallen, 'Via Vallen Official' hingga Senin (13/11/2018) telah memiliki lebih dari 545 ribu subscriber.

Jumlah viewsnya juga sangat menakjubkan.

Dari 61 video yang diunggah, video Via Vallen telah ditonton lebih dari 83 juta kali.

Angka tersebut tidak diperoleh secara instan.

Via Vallen membangun YouTube Official sejak tiga tahun yang lalu pada bulan Desember.

Sebagai informasi, pendapatan dari AdSense ditentukan oleh Cost Per Mille atau sering disebut CPM.

CPM merupakan bayaran yang diberikan YouTube pada pengunggah vidro di YouTube tiap kelipatan seribu viewers pada setiap video yang diunggah.

Tiap negara memiliki kebijakan sendiri terkait dengan CPM, tergantung dari jumlah pengiklan yang memanfaatkan Youtube untuk mempromosikan produk.

Begitu juga dengan Indonesia yang CPM-nya sering berubah-ubah karena mengikuti perkembangan pasar.

Meski begitu, CPM Indonesia biasanya ada di kisaran angka 0,3 hingga 0,8 dolar AS tiap CPM-nya.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved