Rabu, 15 April 2026

Rahasia Pembuatan Piramida Terkuak, Begini Cara Orang Mesir Kuno Angkut Blok Batu Kapur Besar

Peneliti rupanya telah menemukan bukti yang dapat menjadi titik terang mengenai konstruksi piramida itu.

Editor: Indan Kurnia Efendi
Wikipedia /KOMPAS.com
Piramida Giza 

TRIBUNJABAR.ID - Piramida Agung Giza yang dibangun sekitar 4.500 tahun lalu dan masih berdiri kokoh hingga kini masih menyisakan misteri.

Selama berabad-abad ada perdebatan mengenai bagaimana sebenarnya orang Mesir kuno bisa membangun struktur piramida tersebut.

Namun, kini tim dari French Institute for Oriental Archaeology di Kairo dan University of Liverpool, Inggris, rupanya telah menemukan bukti yang dapat menjadi titik terang mengenai konstruksi piramida itu.

Pernyataan dari Kementerian Kepurbakalaan Mesir mengungkapkan bahwa para arkeolog menemukan sisa-sisa dari sistem unik yang digunakan untuk mengangkut dan memindahkan blok batu dari tambang batu pualam bernama Hatnub yang berada di gurun bagian timur.

Meskipun sebagian besar Piramida Besar terbuat dari batu kapur, orang Mesir biasanya juga menggunakan batu pualam untuk beberapa fitur, seperti lantai, patung, peti mati, ataupun vas.

Stan Lee, Pendiri Marvel Comics Meninggal Dunia, Penyebab Kematiannya Belum Diketahui

Langkahi Makam Pendiri NU, Sandiaga Uno Akui Salah dan Minta Maaf dari Hati yang Terdalam

Sistem yang ditemukan oleh para arkeolog untuk memindahkan pualam itu sendiri terdiri dari jalan utama yang dikelilingi oleh dua tangga berisi beberapa lubang tiang.

"Dengan menggunakan kereta luncur, orang Mesir kuno mampu menarik blok-blok pualam keluar dari tambang di lereng yang sangat curam," kata Yannis Gourdon, salah satu arkeolog yang terlibat.

Tali yang terpasang pada kereta luncur membuatnya lebih mudah untuk ditarik di jalan.

Sistem ini merupakan yang pertama kalinya ditemukan di tambang Mesir kuno.

Tak pelak lagi, temuan ini dapat memberikan wawasan tentang misteri bagaimana blok batu kapur besar, yang membentuk sebagian besar piramida, akhirnya ditarik ke samping.

"Sistem semacam ini tidak pernah ditemukan di tempat lain. Dan temuan ini membuktikan bahwa sistem pengangkutan ini sudah ada setidaknya sejak pemerintahan Khufu, pembangun Piramida Besar Giza," ujar Gourdon seperti dikutip dari Newsweek, Kamis (1/11/2018).

Ini artinya selama masa pemerintahan Khufu, orang Mesir kuno tahu bagaimana memindahkan batu-batu besar menggunakan lereng yang sangat curam.

Piramida Giza
Piramida Giza (Wikipedia /KOMPAS.com)

Respons Luna Maya Soal Postingan Makan Teman Lagi Hits, Bantah Keras Tudingan Sindir Syahrini

Bikin Stiker WhatsApp Sendiri di Hp Biar Chatting Lebih Seru, Bisa Pakai Gambar dan Foto Apa Saja

"Oleh karena itu, mereka bisa menggunakannya untuk pembangunan piramidanya," papar Gourdon lagi.

Temuan ini sekaligus mendukung hipotesis konstruksi yang menyatakan bahwa piramida dibangun dengan memindahkan batu-batu besar dari tambang dengan ditarik dan diangkat.

Namun, memang sebelum ini ada banyak ketidaksepakatan mengenai hipotesis tersebut.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved