Mobilisasi Alat Berat untuk Pemasangan Jembatan di Tasikmalaya Hadapi Kendala
Pemasangan bailey direncanakan selesai selam 7 hari pascabanjir bandang yang menghancurkan jembatan utama di selatan Kabupaten Tasikmalaya
Penulis: Isep Heri Herdiansah | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Mobilisasi alat berat untuk memasang jembatan sementara atau bailey di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya terkendala.
Menurut PPK I BBPJN III Kementerian PUPR, Slamet Riyadi, kendala mobilisasi terjadi untuk bagian barat ujung jembatan.
"Untuk di bagian barat ini kendala kami untuk memobilisasi alat berat yang direncanakan melalui Cikajang Garut tapi di beberapa titik di sana sedang ada pengerjaan perbaikan jembatan," katanya saat ditemui di desa Ciandum, Kecamatan Ciaptujah, Kamis (8/11/2018).
Jalur untuk mengangkut alat berat, kata Slamet, dialihkan melalui jalur Sindangbarang atau jalur Selatan Cianjur.
• Soal Perburuan Juara Liga 1 2018, Mario Gomez: Persib Bandung Tak Mau Pikirkan Tim Lain
• Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Tonton Konser Guns N Roses, Jadi Sasaran Swafoto Penonton
"Dari kemarin sudah dalam perjalanan, sejauh ini belum monitor sampai mana," ujarnya.
Keterlambatan kedatangan alat berat tersebut dinilai tidak mengganggu proses instalasi bailey yang tengah dilakukan.
"Kalau untuk alat berat itu digunakan untuk membantu instalisasi bailey, namun selama ini instalisasi masih berlangsung, saat ini sering terkendala hujan yang masih kerap terjadi," kata dia.
Pemasangan bailey direncanakan selesai selam 7 hari pascabanjir bandang yang menghancurkan jembatan utama di selatan Kabupaten Tasikmalaya tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/petugas-dari-balai-besar-pembangunan-jalan-nasional_20181108_211748.jpg)