Museum Kota Bandung Diresmikan Wali Kota Bandung Oded M Danial, Warga Bisa Datang Secara Gratis
Wali Kota Bandung, Oded M Danial menandatangani prasasti tanda diresmikannya Museum Kota Bandung, di Jalan Aceh, Kota Bandung, Rabu (31/10/2018).
Penulis: Tiah SM | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung kini memiliki tempat wisata baru yang berupa museum yang langsung berada dalam pengelolaannya.
Destinasi baru ini bernama Museum Kota Bandung yang secara resmi telah dibuka oleh Wali Kota Bandung, Oded M Danial, Rabu (31/10/2018).
Museum Sejarah Kota Bandung yang terletak di Jalan Aceh Nomor 47, Kota Bandung, seberang Taman Sejarah, itu dalam peresmiannya ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Mang Oded sapaan akrabnya Wali Kota Bandung, Oded M Danial.
Tak hanya itu suasana peresmian pun tampak meriah lewat suguhan hiburan seni tradisional modern yang diiringi Ega Robot Ethnic Percussion.
“Alhamdulillah hari ini kita punya sebuah bangunan yang berdimensi museum. Museum Kota Bandung ini telah diresmikan hari ini,” kata Oded seusai menandatangani prasasti.
Mang Oded sangat berharap dibangunnya museum yang antara lain dibantu Djarum Foundation tersebut menjadi sebuah wasilah atau perantara untuk menambah media informasi pengetahuan, khususnya tentang Kota Bandung.
• Wali Kota Bandung Mengunjungi Rumah Orang Tua Dicky Jatnika [VIDEO]
• Bantu Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610, PMI Kota Bandung Terjunkan 12 Personel
“Mudah-mudahan semua yang dipamerkan di museum bisa dimanfaatkan benar-benar oleh masyarakat untuk memperkaya pengetahuannya. Setidaknya menjadi seperti apa Bandung dari awal. Founding father kita (Bandung) tadi disampaikan ada yang mengatakan Daendels ternyata bukan, tapi Wiranata Kusumah II,” jelas Oded.
Selain itu, Mang Oded juga berharap ketika para wisatawan datang ke Bandung, mereka (wisatawan) tertarik ingin tahu sejarah Bandung.
Sementara itu Direktur Museum Kota Bandung, Hermawan Rianto, mengatakan warga bisa datang ke musim tersebut secara gratis.
Mengenai proses peresmian museum tersebut, diakui Hermawan sempat tersendat-sendat waktunya.
"Ini terjadi karena dalam membangun museum itu membutuhkan waktu untuk mengevaluasi semua materi yang akan dipamerkan di museum. Karena ini berkaitan dengan sejarah, sehingga diusahakan untuk tidak ada kesalahan. Selain sejarah, ke depan jika sudah finishing akan ada artefak, multi media. Mudah-mudahan tahun 2019 selesai semua,” jelas Hermawan.
DItemui di acara yang sama, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengatakan pembangunan fisik museum sudah dilakukan sejak 2016-2017 menggunakan anggaran APBD.
Sedangkan bantuan dari perusahaan yang berupa corporate social responsibility ( CSR) diperoleh pada tahun 2018 dan digunakan untuk membuat ornamen seperti patung dan ruang-ruang pamer.
Bahkan terkait CSR, Djarum Foundation juga mendukung event bertajuk "Panon Hideung" yang akan digelar Museum Kota Bandung, Sabtu (3/11) siang hingga malam dan Minggu (4/11) pagi hingga sore dengan beragam kesenian serta hiburan milenial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/wali-kota-bandung-oded-m-danial-museum-kota-bandung-_-2_20181031_134338.jpg)