Sempat Jadi Favorit Belanja, Skywalk Cihampelas Kini Sepi dan Kumuh
Selama beberapa bulan Sky Walk menjadi primadona wisata kuliner, bahkan masuk 10 besar tempat wisata favorit dunia.
Penulis: Tiah SM | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Skywalk Cihampelas yang dibangun untuk pejalan kaki dan pedagang kaki lima (PKL) diresmikan Ridwan Kamil 4 Februari 2017, kini mulai sepi.
Skywalk diberi label Teras Cihampelas ini menelan dana Rp 45 miliar.
Namun belum genap dua tahun diresmikan, kini kondisinya sudah sepi.
Padahal saat saat diresmikan, tempat ini selalu ramai.
Selama beberapa bulan Sky Walk menjadi primadona wisata kuliner, bahkan masuk 10 besar tempat wisata favorit dunia.
Skywalk ini diklaim Ridwan sebagai yang pertama di Indonesia. Sementara di dunia yang memiliki hanya New York Amerika Serikat.
Tempat ini dibangun dengan membuat jalur pejalan kaki di atas jalan sekaligus menampung PKL yang jumlahnya mencapai 200 pedagang yang biasa berjualan di sepanjang Jalan Cihampelas.
Teras Cihampelas memiliki panjang 450 meter dan lebar 7 meter. Inovasi ini berdiri di atas Jalan Cihampelas.
Walau dilengkapi beragam fasilitas mulai dari toilet, kursi, hingga musala, namun tiga bulan terakhir ditinggalkan pengunjung, kondisinya sepi dan dikeluhkan pedagang.
Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku sudah mendapat laporan dan keluhan tentang Skywalk Cihampelas.
Mendapat keluhan tersebut Mang Oded sapaan orang nomor satu di Kota Bandung menginstruksikan kepada Ketua Satgasus PKL Yana Mulyana untuk segera mengevaluasi kondisi Teras Cihampelas yang mulai kumuh dan sepi pengunjung.
"Saya sudah memerintahkan Ketua Satgasus PKL untuk melakukan evaluasi," ujar Oded di Pendopo, Sabtu (2710).
Oded menungu laporan Satgasus sehingga belum mengetahui penyebab sepinya Skywalk Cihampelas yang tahun ini diperpanjang dengan anggaran 23 miliar.
Sementara itu Sekretaris Satgasus Priana Wirasaputra akan mencari penyebab sepinya Skywalk Cihampelas dari pengunjung.
Priana enggan berkomentar panjang karena akan berkoordinasi dengan forum pedagang dan mencari permasalahan untuk mengambil langkah langkah kedepan menyelesaikan masalah.
"Penyebab sepinya Skywalk Cihampelas ada faktor internal dan eksternal," ujar Priana yang tidak mau menjelaskan rinci faktor-faktornya. (tiah sm)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/cihampelas_20180317_155427.jpg)