Begini Caranya Kata Polisi di Cimahi agar Motor Kita Tidak Raib Digondol Maling
Untuk mengantisipasi aksi curanmor, Kapolsek Cimahi Selatan AKP Sutarman mengimbau warga Kota Cimahi untuk
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Untuk mengantisipasi aksi curanmor, Kapolsek Cimahi Selatan AKP Sutarman mengimbau warga Kota Cimahi untuk waspada dan harus lebih mengenal tetangga sekitar.
Hal tersebut menyusul setelah adanya pelaku curanmor YS (32) yang digerebek warga setempat di kontrakannya, Jalan Kamarung RT 04/04, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Kamis (25/10/2018) dinihari.
Penggerebakan tersebut dilakukan warga setelah pelaku mencuri motor Honda Vario warna putih merah dengan nomor polisi D-4370-SAS, pada Rabu (24/10/2018) pukul 03.00 WIB milik Rian Zakaria (25).
• Buntut dari OTT Bupati Cirebon, Kepala BKPSDM Cirebon Hingga Kini Tak Diketahui Rimbanya
Saat itu, YS mencuri motor tersebut saat diparkirkan oleh pemiliknya di teras rumahnya, Jalan H Danudin Nomor 18-A, RT 01/05, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.
Menurut Sutarman, pelaku curanmor yang beraksi di Kota Cimahi menyamar sebagai warga yang mengontrak atau tinggal di rumah kos, namun aktivitas sehari-harinya tidak diketahui warga setempat.
Meski Timnya Kalah, Ribuan Bobotoh Sambut Persib Bandung di Bandara Husein Sastranegara https://t.co/F26ov3Jjh7 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 25, 2018
"Untuk menghindari kasus seperti ini, warga harus lebih berhati-hati saat memakirkan motor baik di halaman maupun di teras rumah dan harus lebih mengenal tetangga baru," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (25/10/2018).
Selain itu, kata Sutarman, Ketua RT dan Ketua RW harus proaktif mengecek identitas para pendatang yang masuk ke wilayahnya.
Muazin Masjid Apung Palu Selamat dari Tsunami, Terlempar Lalu Tergulung Besi dan Beton dalam Lautan https://t.co/QPOXT0ADzH via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 25, 2018
"Jadi RT/RW harus mengecek identitas dan pekerjaannya harus diperhatikan kalau ada warga pendatang yang ngontrak atau ngekos," katanya.
Namun menurut Sutarman, aksi kejahatan tersebut tak hanya dilakukan oleh warga pendatang, bisa saja dilakukan oleh warga asli Kota Cimahi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/maling-motor-tengah-merekonstruksi-cara-mencuri-motor_20161011_173029.jpg)