Dinilai Membahayakan Perjalanan Kereta Api, Dishub Cimahi akan Tutup Perlintasan Sebidang Ilegal

Dinas Perhubungan Kota Cimahi akan menutup permanen perlintasan kereta api sebidang ilegal yang ada di Kota Cimahi.

Dinilai Membahayakan Perjalanan Kereta Api, Dishub Cimahi akan Tutup Perlintasan Sebidang Ilegal
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Pengendara saat melewati perlintasan sebidang di di Cisangkan, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Dinas Perhubungan Kota Cimahi akan menutup permanen perlintasan kereta api sebidang ilegal yang ada di Kota Cimahi menyusul banyaknya warga yang melintasi perlintasan tersebut.

Perlintasan sebidang yang masih banyak dilintasi warga tersebut satu di antaranya perlintasan sebidang ilegal yang ada di perlintasan Cisangkan, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, mengatakan, ditutupnya perlintasan itu lantaran dinilai bisa membahayakan perjalanan kereta api maupun pengendaranya sendiri.

Sudah Ada Flyover Padasuka, Warga Lebih Pilih Lintasi Perlintasan Kereta Api Ilegal

"Untuk itu pada Kamis (25/10/2018) Dishub Kota Cimahi akan rapat dengan PT KAI, Balai teknik perkeretaapian, Polres, Kodim, Denpom, Dinas PUPR, pihak kecamatan, dan kelurahan untuk membahas rencana penutupan tersebut," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (24/10/2018).

Selain itu, pihaknya juga selama ini sudah melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat.

Sosialisasi dilaksanakan dua kali di kelurahan maupun melalui media sosial terkait larangan melintas dan rencana penutupan.

Banyak Jalur Kereta Dekat Permukiman Warga, KAI Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Perlintasan

Terkait penutupan perlintasan sebidang ilegal tersebut, kata Endang, sudah tertuang dalam Undang-Undang nomor 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian.

"Perlintasan sebidang yang sudah tersedia jalan alternatifnya harus ditutup, apa lagi perlintasan ilegal seperyi yang ada di Cisangkan," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Yongky Yulius
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved