Partai Golkar Dimarahi Lewat Stand Up Comedy dengan Hadiah Pertama Rp 10 Juta

DPD Partai Golkar Jabar menampung berbagai kritik dan masukan dari masyarakat melalui sebuah lomba stand up comedy, Kamis (18/10/2018).

Partai Golkar Dimarahi Lewat Stand Up Comedy dengan Hadiah Pertama Rp 10 Juta
Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
DPD Partai Golkar Jabar menampung berbagai kritik dan masukan dari masyarakat melalui sebuah lomba stand up comedy, Kamis (18/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - DPD Partai Golkar Jabar menampung berbagai kritik dan masukan dari masyarakat melalui sebuah lomba stand up comedy, Kamis (18/10/2018).

Beberapa isu, mulai dari kasus korupsi yang menjerat sejumlah kader partai sampai elektabilitas partai yang menurun pun bermunculan.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kantor DPD Partai Golkar Jabar di Kota Bandung tersebut diikuti 40 peserta.

Lomba bernama "Nyarèkan Golkar" ini merupakan cara Partai Golkar mengkoreksi diri, menampung berbagai kritik dan masukan, dengan cara yang menyenangkan.

Sukmawati Berdiri, Massa FPI di Ruang Sidang 1 PN Bandung Jadi Gaduh

Ini Kendala Pengembangan Halofina, Aplikasi Ponsel yang Mudahkan Milenial Berinvestasi

Jadwal Laga Timnas Indonesia di Piala Asia U-19, Ujian Pertama Lawan Taiwan

Dalam aksinya, para peserta kebanyakan membahas kasus korupsi yang dilakukan politikus Golkar Setya Novanto dan elektabilitas Golkar yang tidak sekuat zaman orde baru.

Mereka menyatakannya di depan para petinggi dan kader Partai Golkar.

Ketua DPD Partau Golkar Jabar, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya mengatakan mempersilakan warga memarahi mengkritik Partai Golkar habis-habisan dalam bentuk penampilan stand up comedy.

"Tidak usah malu atau takut dalam menerima kritik. Jika memang buruk, sebut saja buruk. Itu baru bagus. Tapi kalau yang buruk disebut bagus, itu jelek," kata Dedi dalam bahasa Sunda.

Hadiah pun disiapkan oleh DPD Partai Golkar untuk para pemenang, yakni untuk juara 1 sebesar Rp 10 juta, juara 2 mendapat Rp 7 juta, untuk juara 3 sebesar Rp 5 juta, juara harapan 1 sebanyak Rp 2,5 juta, dan untuk juara harapan 2 sebanyak Rp 1,5 juta.

Seniman dan Budayawan Sunda, Budi Dalton, Taufik Faturohman, dan Wanda Urban pun menjadi juri kegiatan tersebut.

Lomba tersebut mendapat antusias para peserta yang datang dari berbagai daerah di Jawa Barat. (sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved