Viral Video Angin Kencang Terjadi di Kiaracondong, Ini Kata BMKG Bandung
Dalam tayangan, pengendara motor nampak hanya bisa memarkirkan motornya di pinggir jalan sembari melihat angin kencang tersebut.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di media sosial, viral sebuah video yang memperlihatkan angin kencang menerjang sebuah wilayah di Kota Bandung.
Dalam keterangan di video itu, tertulis angin kencang terjadi di kawasan Cidurian Utara, Kawaluyaan, Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa (16/10/2018), sekitar pukul 14.40 WIB.
Pada tayangan video, pohon-pohon yang berada di pinggir jalan nampak bergoyang-goyang seolah akan tumbang.
Ngeri, Begini Hasil Visum terhadap Haringga Sirla, Tertulis dalam Dakwaan Jaksa https://t.co/L7x8lZqDNT via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 16, 2018
Jalanan pun penuh debu akibat dibawa oleh angin kencang yang sedang menerjang.
Beberapa warga terlihat tak berani melintasi jalan yang sedang diterjang oleh angin kencang itu.
Bahkan, pengendara motor nampak hanya bisa memarkirkan motornya di pinggir jalan sembari melihat angin kencang tersebut.
Kepala Badan Meteorologin, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung, Tony Agus Wijaya mengatakan, potensi angin kencang saat ini di Bandung memang ada.
Pasalnya, kata dia, saat ini Bandung sedang pada masa pancaroba atau masa peralihan.
• Sambangi Cimanggung, Sumedang, Sandiaga Uno Diserbu Emak-emak yang Curhat Permasalahan Ekonomi
"Saat ini di Bandung, sedang di masa pancaroba, peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Cuaca dalam 1 hari mudah berubah. Pagi-siang cerah, sore bisa hujan," katanya melalui pesan instan Whatsapp kepada Tribun Jabar, Rabu (17/10/2018).
Lebih lanjut Tony menjelaskan, potensi angin kencang di siang-sore hari diakibatkan karena perbedaan tekanan udara dan suhu permukaan.
Angin kencang tersebut, ujar dia, sifatnya lokal dan waktunya singkat.
"Saat ini kecepatan angin normal, sampai dengan 15 kilometer per jam. Saat kejadian khusus angin kencang yang sifatnya lokal dan waktunya singkat, kecepatan anginnya mencapai 45 kilometer per jam," ujar Tony.
• Sidak ke Puskesmas Gununghalu, Aa Umbara Temukan Fasilitas yang Masih Tak Layak
• Bukan Tak Ingin Datang,Ini Alasan Pihak Keluarga Absen di Sidang Kasus Penganiayaan Haringga Sirla
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/angin-di-bandung_20181017_125502.jpg)