Pengamat: Apa yang Ditawarkan Sandiaga Uno di Jabar Tidak Terlalu Strategis dan Visioner
Di Garut, Sandiaga Uno mengaku siap mendorong dodol Garut memperkuat ekspor panganan khas Indonesia di masa depan.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di Jawa Barat, kandidat calon wakil presiden Sandiaga Uno lebih sering turun langsung dan menyambangi titik-titik strategis, misalnya ke lokasi UMKM.
Kemarin, Senin (16/10/2018) misalnya, Sandiaga Uno mengunjungi pabrik pengolahan dodol di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kendati demikian, Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (KPSK) Universitas Padjajaran, Muradi, menilai apa yang dilakukan Sandiaga Uno tidak terlalu strategis dan visioner.
Roro Fitria Dapat Musibah Bertubi-tubi, Dari Masuk Penjara, Hingga Puncaknya Sang Ibu Meninggal https://t.co/LVgNpHhnek via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 16, 2018
Pasalnya, kata dia, Sandiaga Uno tak menawarkan sesuatu yang baru dan beda dari kubu petahana.
Di Garut, Sandiaga Uno mengaku siap mendorong dodol Garut memperkuat ekspor panganan khas Indonesia di masa depan.
"Apa yang dilakukan Sandiaga Uno tidak terlalu strategis dan visioner, seperti ke UMKM di Garut. Apa tawaranya? Kalau sama ya (masyarakat) mending (beralih) ke petahana," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Selasa (16/10/2018).
• Tak Bisa Tunjukkan Surat-surat Kendaraan, Mobil Dinas Pemkab Garut Ditahan Satlantas Polres Garut
Di Jawa Barat, lanjut Muradi, kubu Jokowi-Ma'ruf lebih punya 'sesuatu' yang bisa dijual.
Misalnya, sejumlah infrastruktur yang memang dibangun saat Jokowi memimpin sebagai presiden.
"Survei SMRC (terakhir) Jokowi memang (masih) kalah di Jawa Barat, tapi trennya naik, sedangkan kubu sebelah trennya turun. Ada dua kemungkinan (hal itu terjadi), pertama karena publik menilai apa yang dilakukan petahana (baik) dan beralih. Kedua, mesin politik bekerja (secara efektif)," kara Muradi.
"Mereka (Jokowi-Ma'ruf) punya sesuatu yang dia jual, jadi kalau dibangun black campaign juga susah itu," lanjutnya.
• Pejabat Pemkab Bekasi Kena OTT KPK dalam Kasus Meikarta, Ini Kata Deddy Mizwar
• Air Bersih Kian Sulit Didapat, Warga Menduga Imbas Maraknya Pembangunan Gedung Komersil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sandiaga-uno-membatik-di-cirebon_20181011_212947.jpg)