Indramayu, Wilayah Paling Parah Terdampak Kekeringan
Iwa Karniwa mengaku belum mendapat informasi detil mengenai tingkat keparahan kekeringan di Kabupaten Indramayu.
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Kabupaten Indramayu menjadi wilayah paling parah terdampak kekeringan di Jawa Barat.
Hal itu disampaikan Sekda Pemprov Jawa Barat, Iwa Karniwa, saat ditemui di Lapangan Gasibu, Bandung, Selasa (16/10/2018).
"Indramayu paling besar (dampak kekeringan) tapi alhamdulilah tadi malam hujan," katanya.
Iwa Karniwa mengaku belum mendapat informasi detil mengenai tingkat keparahan kekeringan di Kabupaten Indramayu.
"Saya pantau terus perkembangan Indramayu. Secara total, masih di bawah 3 persen (persentase kekeringan)," ujarnya.
• 3.000 Hektare Lahan Pertanian Kekeringan, Ini Langkah Jangka Pendek dan Panjang Pemprov Jabar
• Sebelum Jadi Tersangka Kasus Suap Bupati Bekasi, Bos Lippo Group Ini Pernah Terjerat Kasus Serupa
Meski begitu, kata Iwa, dampak yang dialami warga Kabupaten Indramayu tidak separah dibanding tahun sebelumnya.
"Dibanding beberapa tahun sebelumnya, ada antisipasi yang kami deteksi dini, dampakya lebih kecil dari tahun sebelumnya," ujar Iwa.
Secara total, dari total 300 ribu hektare lahan pertanian di Jawa Barat, sekira 3 ribu hektare lahan mengalami kekeringan.
Pemprov Jabar akan melakukan upaya jangka pendek dan jangka panjang mengatasi permasalahan tersebut.
• Kian Tak Nyaman Puncaki Klasemen, Persib Bandung Bertemu Djadjang Nurdjaman Pekan Depan
Jangka pendek, di antaranya, Pemprov Jabar akan memastikan aliran irigasi sampai ke desa dan sawah.
Pemprov Jabar juga akan bekerja sama dengan BPPT untuk membuat hujan buatan.
Langkah jangka panjang, Pemprov Jabar segera mempercepat pembangunan enam waduk di Jawa Barat.
Di antaranya adalah Waduk Sadawarna dan Waduk Keris.
Waduk tersebut merupakak proyek pemerintah pusat di Jawa Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kekeringan_20180831_150245.jpg)