Kisah Petugas Pemadam Kebakaran Lolos dari Terjangan Tsunami Palu: Kuasa Allah Memang Luar Biasa
"Bu lari! Bu lari! Tsunami!" teriak Rizki, seraya mencontohkan kepanikan yang terjadi kala itu.
"Ya Allah apa istri dan anak hamba selamat?" tanya Rizki, seraya memandang sekeliling.
Dirasa kondisi sekeliling sudah kondusif, Rizky memutuskan untuk berjalan kaki sejauh kurang lebih 5 km untuk keluarganya yang tinggal tidak jauh dari Kantor Damkar Kota Palu.
Betapa bahagia Rizki bisa menemukan istri bersama kedua anaknya dalam kondisi selamat tanpa luka segores pun.
"Kuasa Allah memang luar biasa, lalu mereka saya ungsikan ke rumah mertua di Donggala yang tidak terkena (bencana)," ucap Rizki sambil menyeka keringat yang mulai bercucuran di dahinya.
• Soal Prestasi Indonesia di Asian Para Games 2018, Jusuf Kalla: Meleset dari Target Presiden Jokowi
• Bobotoh Akan Terus Melawan, Tuntut Komdis PSSI Revisi Sanksi Terhadap Persib [VIDEO TEASER]
Tidak ada waktu istirahat bagi Rizki.
Setelah memastikan semuanya selamat, ia langsung bergegas menuju Kantor Damkar Palu.
Rizki melaporkan kondisi saat tsunami berlangsung.
Di kantor, Rizki langsung mendapatkan arahan untuk mengevakuasi korban gempa yang berada di Balaroa.
"Setelah semua keluarga aman, komandan langsung nugasin saya menuju Balaroa, soalnya di sana tanah ambles dan ada kebakaran juga," ujar Rizki.
Hingga Sabtu ini, Rizki masih berjibaku mengevakuasi para korban gempa, tsunami, dan likuifaksi di beberapa lokasi di Palu.
"Saya bersyukur masih selamat ya Allah bersyukur banget, saya akan maksimal membantu korban, setelah diberi kesempatan hidup," kata Rizki. (Yanuar Nurcholis Majid)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Cerita Rizki Petugas Pemadam Kebakaran Kota Palu yang Lolos dari Terjangan Tsunami"