Gempa Donggala

Fenomena Likuifaksi Muncul Pasca Gempa Donggala dan Palu, Apa Itu?

Gempa yang mengguncang Donggala dan Palu mengakibatkan munculnya fenomena likuifaksi tanah

Fenomena Likuifaksi Muncul Pasca Gempa Donggala dan Palu, Apa Itu?
kompas.com
Kelurahan Petobo yang luluh lantak ditelan bumi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gempa yang mengguncang Donggala dan Palu mengakibatkan munculnya fenomena likuifaksi tanah

Dua pemukiman di Palu, Balaroa, dan Petobo, dilaporkan mengalami kejadian itu.

Sebagian tanah di daratan itu bergerak seperti air lumpur sungai, menyeret apa saja yang ada di permukaan dari beberapa meter hingga ada yang berkilometer.

Ini Kesan Raisa Ngobrol dengan Sang Informan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho

Jadwal MotoGP Thailand 2018 - Lorenzo Kecelakaan, Dovizioso Jadi yang Tercepat di FP2

Apa itu likuifaksi?

Kepala Badan Geologi, Rudy Suhendar, menjelaskan likuifaksi adalah gejala peluluhan lapisan pasir lepas yang bercampur dengan air.

Peluluhan, satu di antaranya, dapat diakibatkan oleh guncangan gempa.

"Hilangnya daya dukung lapisan tanah akibat likuifaksi dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan dan atau mengeringnya sumber-sumber air pada sumur gali yang tergantikan oleh material non kohesif (pasir)," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Tribun Jabar, Sabtu (6/10/2018).

Syarat-syarat terjadinya likuifaksi, lanjut dia, adalah lapisan tanah non kohesif berbutir pasir halus atau pasir lanauan yang kondisinya jenuh air atau muka air tanah dangkal (kurang dari 10 m).

Kemudian, syarat lainnya, adanya aktivitas gempa (umumnya magnitud lebih dari 6.0 SR).

Likufaksi, sambung Rudy, terdiri dari dua tipe, yaitu likufaksi tipe siklik (cyclic liquefaction) dan tipe aliran flow liquefaction).

Tipe siklik cenderung terjadi pada tanah yang lebih padat dan efeknya terjadi di dalam tanah yang lebih dalam.

"Tipe aliran biasanya cenderung merusak di dekat permukaan tanah seperti air sumur menjadi kering terisi pasir dan semburan pasir bercampur air/lumpur," katanya.

Ustaz Abdul Somad Ceramah di Bandung Hari Ini, Berikut Jadwalnya

Pecinta Mainan Bisa Datang ke Sini Akhir Pekan Ini

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved