Ada Taman Balon Terbesar di Bandung Lho, Begini Penampakannya
Pada akhirnya, ini bisa mengganggu kemampuan anak untuk mengatasi masalah, bergerak, berpikir dan berkegiatan.
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Fauzie Pradita Abbas
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Setelah sukses membawa kegembiraan untuk lebih dari 20.000 keluarga di Jakarta bulan Agustus 2018 yang lalu, kali ini Beyond Screen Production bersama dengan Traveloka sebagai perusahaan teknologi penyedia jasa travel dan lifestyle booking terdepan untuk destinasi lokal dan internasional, kembali menghadirkan Funtopia, sebuah Taman Balon Pertama dan Terbesar di Indonesia pada 27 September-7 Oktober 2018 di Prabuwangi Park-Ex Arcamanik Driving Range, Bandung.
Acara ini bertujuan untuk menciptakan sebuah arena bermain anak di luar ruangan (outdoor) yang dapat dimanfaatkan keluarga Indonesia untuk meningkatkan aktivitas fisik anak dan menciptakan momen kebersamaan bersama keluarga.
Setiap tahap masa kanak-kanak dan remaja, tentu diikuti dengan tantangan pola asuh.
Saat ini salah satu tantangannya adalah tren penggunaan perangkat digital oleh anak.
Hasil Riset UNICEF bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika tahun 2014 lalu menunjukkan bahwa 30 juta anak dan remaja Indonesia sudah menggunakan internet secara intens, hingga lima jam sehari.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Global Pediatric Health menunjukkan bahwa penggunaan perangkat teknologi selama berjam-jam berpotensi mengganggu kualitas tidur dan nutrisi anak.
Tingginya interaksi dengan layar pada siang hari, tidak memungkinkan mereka untuk cukup bergerak dan aktif secara fisik.
Pada akhirnya, ini bisa mengganggu kemampuan anak untuk mengatasi masalah, bergerak, berpikir dan berkegiatan.
Tascha Liudmila sebagai penulis buku Screen Time dalam bukunya menyebutkan, tanggung jawab kita sebagai pihak yang lebih dewasa, untuk membuat anak-anak tertarik pada aspek kehidupan sosial.
Dalam hal ini, orangtua perlu menetapkan batasan yang konsisten terhadap penggunaan perangkat digital oleh anak dan menggantikannya dengan aktivitas bersama keluarga.
Selayaknya perkembangan fisik dankepribadian anak, perkembangan kreativitas terkait erat dengan pola asuh.
Artinya peran orangtua sangat penting dan usia prasekolah merupakan rentang usia yang tepat untuk mengembangkan kreativitas mereka.
Mia Lukmanto, CEO dan Founder Beyond Screen Production mengatakan, saat ini, tren penggunaan gadget sudah tidak memandang usia dan anak usia prasekolah sudah paham teknologi.
Artinya, kreativitas para orangtua dalam menyediakan kegiatan pengganti screen time anak sangat dibutuhkan, karena aktivitas fisik sangat berperan dalam menstimulasi kecerdasan anak.
Otak dan daya tahan tubuh saling bergantung dan bekerja timbal balik, sehingga pemberian stimulasi menjadi sama pentingnya dengan pemberian nutrisi.
"Beyond Screen Production berkomitmen membawa ragam alternatif hiburan yang menyenangkan untuk anak, yang sekaligus bisa menjadi sarana stimulasi untuk mengasah hobi, keterampilan dan kreativitas mereka. Sukses dengan Little Chef Wonder tahun 2015 lalu, sebuah wadah yang mengasah bakat masak si kecil, kini Beyond Screen Production bersama dengan Traveloka, menghadirkan Funtopia," katanya dalam rilis yang diterima Tribun, Selasa (2/10/2018)
Christian Suwarna, Senior Vice President Business Development Traveloka, mengatakan, Traveloka telah menjadi lebih dari sekadar perusahaan teknologi yang menyediakan sarana pemesanan perjalanan secara online.
Sebagai perusahaan terkemuka di ranah digital, Traveloka juga mendukung kebutuhan gaya hidup penggunanya, tidak hanya dari sisi kebutuhan traveling tapi dari seluruh aspek, mencakup kebutuhan akan entertainment, seperti aktivitas, rekreasi, konektivitas, kuliner, hingga pertunjukan.
"Melalui produk Aktivitas & Rekreasi, Traveloka telah bermitra dengan ribuan partner di 327 destinasi domestik dan internasional. Kami berharap dengan hadirnya Funtopia di Traveloka, keluarga Indonesia dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan momen kebersamaan dengan keluarga, terutama saat akhir pekan," katanya.
Lebih lanjut Christian Suwarna menjelaskan, arena permainan outdoor dengan ragam hiburan yang bisa dinikmati seluruh keluarga sepanjang hari merupakan sebuah konsep yang langka untuk kehidupan perkotaan saat ini, dan Funtopia berusaha menjawab kebutuhan masyarakat akan sarana hiburan yang ideal untuk anak-anak mulai usia 2 tahun keatas sampai orang dewasa.
Untuk alternatif hiburan lainnya, pengguna dapat berkunjung ke situs web maupun aplikasi Traveloka dan memilih menu Aktivitas dan Rekreasi, yang senantiasa menyediakan akses mudah dan ragam pilihan untuk pemesanan tiket hiburan dan rekreasi keluarga.”
Mia Lukmanto mengatakan, sebagai pengelola Beyond Screen Production sekaligus sebagai seorang ibu, saya menyadari bahwa interaksi langsung dengan dunia sekitar seperti keluarga ataupun alam, pasti lebih efektif dalam mengembangkan kreativitas dan mendidik si kecil untuk bersosialisasi.
Berangkat dari kesadaran tersebut lahirlah konsep Funtopia, sebagai Taman Balon Pertama dan Terbesar di Indonesia, konsep ini tidak hanya menjadi pilihan kegiatan yang kreatif untuk anak prasekolah, tapi juga bisa dinikmati anak segala umur termasuk orangtuanya.
Kapasitas dan ukuran setiap arena balon telah didisain sedemikian besar, kuat dan aman, agar bisa menjadi arena bermain untuk anak remaja, orangtua maupun orang dewasa. Seperti arena Mystery Maze, ini adalah arena balon yang paling tinggi dengan ukuran kurang lebih 13 meter atau sebanding dengan gedung berukuran 3,5 lantai.
Jadi, orang tua yang datang, jangan hanya sekadar mengamati anak bermain, tapi tidak perlu ragu untuk menemani dan ikut bermain serta menikmati taman balon raksasa Funtopia.
Harapannya, Funtopia bisa menjawab kebutuhan masyarakat akan alternatif hiburan yang kreatif untuk seluruh keluarga selain mall. (Tribun Jabar/Siti Fatimah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/taman-balon_20181002_090042.jpg)